UINFASBengkulu – UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan Green Campus melalui kegiatan pemetaan lokasi penanaman pohon di kawasan eks-STQ UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis mendukung Asta Protas Kementerian Agama, sekaligus sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota Bengkulu dalam penguatan pelestarian lingkungan hidup dan ruang terbuka hijau.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara sinergis dihadiri oleh Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Kepala Bagian Umum, Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan, Satuan Pengawasan Internal (SPI), serta Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Pemetaan dilakukan untuk menentukan titik-titik strategis penanaman pohon dengan mempertimbangkan luas lahan, fungsi kawasan, jenis vegetasi, daya dukung lingkungan, serta jarak tanam yang ideal, sehingga kegiatan penghijauan dapat berjalan secara terencana dan berkelanjutan. Dalam konteks kampus, Green Campus dipahami sebagai upaya sistematis untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah lingkungan, berdaya dukung ekologis, serta mendukung mitigasi perubahan iklim melalui peningkatan tutupan vegetasi.
Kegiatan ini juga merupakan bentuk implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 26 Tahun 200
7 tentang Penataan Ruang, yang mengatur bahwa luas Ruang Terbuka Hijau (RTH) minimal 30% dari total wilayah, dengan komposisi 20% RTH publik dan 10% RTH privat. Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan kebijakan Kementerian ATR/ BPN serta prinsip pembangunan berkelanjutan dalam pengelolaan kawasan pendidikan.
Kegiatan pemetaan ini juga menjadi bagian dari persiapan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan Kementerian Agama Kota Bengkulu, di mana salah satu program unggulannya adalah penanaman pohon bagi calon pengantin. Program tersebut dirancang sebagai implementasi nilai ekoteologi, yang mengintegrasikan ajaran keagamaan dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Kepala Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Fadilah, S.Si., M.Si., C.EIA., C.PS., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang kampus dalam membangun ekosistem hijau yang berkelanjutan.
“Green Campus tidak hanya dimaknai sebagai penghijauan fisik, tetapi bagaimana kampus merancang ruang terbuka hijau secara ilmiah, sesuai regulasi, dan memberi manfaat ekologis jangka panjang. Ini juga menjadi sarana edukasi bagi sivitas akademika tentang pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan Kementerian Agama dan Pemerintah Kota Bengkulu menjadi kunci agar program ini tidak bersifat seremonial, melainkan berkelanjutan dan berdampak nyata. Ke depan, pelaksanaan penanaman dan perawatan pohon akan dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan Pokja Penyuluh Kementerian Agama Kota Bengkulu, sebagai bagian dari penguatan Green Campus berbasis regulasi, edukasi, dan nilai keagamaan.
