You are currently viewing 350 Peserta dari Berbagai Sekolah Meriahkan FESBA II UIN FAS Bengkulu, Semangat Berkarya dalam Bahasa Arab

350 Peserta dari Berbagai Sekolah Meriahkan FESBA II UIN FAS Bengkulu, Semangat Berkarya dalam Bahasa Arab

UINFASBengkulu – Sebanyak 350 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMP/MTs, SMA/MA/SMK, mahasiswa, hingga masyarakat umum, mengikuti Festival Bahasa Arab (FESBA) II yang diselenggarakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Fakultas Tarbiyah dan Tadris (FTT), UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, pada 5–7 November 2026. Mengusung tema “Satu Bahasa Sejuta Karya, Bersinergi dalam Bahasa Arab”, festival ini menjadi wadah pengembangan kreativitas, kompetensi, dan prestasi generasi muda dalam bahasa Arab.

FESBA II menjadi ruang aktualisasi potensi sekaligus upaya memperkuat kecintaan generasi muda terhadap bahasa Arab. Antusiasme peserta dari berbagai kalangan menunjukkan bahwa bahasa Arab memiliki daya tarik luas, baik sebagai bahasa komunikasi, ilmu pengetahuan, maupun kebudayaan Islam.

Tema yang diusung merepresentasikan semangat bahwa bahasa Arab bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga sarana melahirkan karya, membangun kolaborasi, dan memperluas wawasan keilmuan. Melalui festival ini, diharapkan muncul berbagai gagasan, kreativitas, dan inovasi yang berkontribusi terhadap pengembangan bahasa Arab.

Pembukaan FESBA II berlangsung di Gedung Serba Guna UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Tadris, Dr. Khairiah, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya bahasa Arab dalam kehidupan beragama umat Islam, terutama sebagai bahasa Al-Qur’an dan sumber-sumber ajaran Islam.

“Bahasa Arab memiliki kedudukan yang sangat penting dalam memahami Al-Qur’an dan ajaran Islam. Karena itu, generasi muda perlu terus didorong untuk mempelajari dan menguasai bahasa Arab agar memiliki wawasan keilmuan yang lebih luas,” ujar Dr. Khairiah, M.Pd.

Ia juga menyampaikan bahwa penguasaan bahasa Arab dapat membuka peluang akademik dan meningkatkan daya saing generasi muda di tingkat nasional maupun internasional. Ia berharap FESBA II dapat menjadi motivasi bagi peserta untuk terus mengembangkan kemampuan dan menghasilkan karya-karya kreatif.

Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Ia berharap FESBA II tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, membangun jejaring antarpelajar dan mahasiswa, serta meningkatkan motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan berbahasa Arab.

Ia turut mengingatkan peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan semangat kompetisi yang sehat selama mengikuti perlombaan.

Beragam cabang lomba turut memeriahkan festival ini, meliputi Ghina Aroby (menyanyi bahasa Arab), Lomba Cerdas Tangkas Islami (LCTI), kaligrafi, IMLA (dikte bahasa Arab), pidato bahasa Arab, esai, dan infografis. Berbagai kompetisi tersebut dirancang untuk mengasah keterampilan berbahasa, wawasan keislaman, kemampuan berpikir kritis, serta kreativitas peserta.

Selain perlombaan, FESBA II juga menghadirkan bazar yang dikelola mahasiswa PBA. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan, kreativitas, dan keterampilan berorganisasi melalui pengalaman langsung dalam mengelola kegiatan ekonomi produktif.

Rangkaian perlombaan selama tiga hari dipusatkan di Gedung Serba Guna, Ruang Rapat Fakultas Lantai 3, dan Gedung Program Studi Pendidikan Bahasa Arab. Penggunaan beberapa lokasi tersebut mendukung kelancaran pelaksanaan kompetisi sesuai dengan bidang masing-masing.

Penyelenggaraan FESBA II menjadi wujud komitmen mahasiswa PBA UIN FAS Bengkulu dalam membangun budaya akademik yang produktif dan memperkenalkan bahasa Arab kepada masyarakat luas. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang aktualisasi mahasiswa dalam merencanakan, mengorganisasikan, dan menyelenggarakan kegiatan berskala luas.

Melalui festival ini, diharapkan lahir generasi muda yang mahir berbahasa Arab, berkarakter, kreatif, inovatif, kompetitif, serta memiliki wawasan keislaman yang kuat. FESBA II juga diharapkan terus berkembang menjadi agenda akademik dan kreativitas yang memperkuat kolaborasi serta melahirkan generasi pecinta bahasa Arab yang berprestasi dan berdaya saing.