UINFASBengkulu — Dalam rangka menghadapi tahun akademik 2026 serta memperkuat daya saing institusi, Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Sri Ihsan, M.Pd, bersama Staf Humas UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, menggelar rapat evaluasi dan perencanaan program strategis, Selasa (20/1/2026).

Rapat tersebut membahas sejumlah agenda penting, di antaranya Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026, strategi sosialisasi PMB ke sekolah-sekolah, serta penguatan produksi konten kreatif yang lebih masif sebagai upaya promosi kelembagaan di tengah ketatnya persaingan antar perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, di seluruh Indonesia.
Dalam arahannya, Dr. Sri Ihsan, M.Pd menekankan bahwa promosi PMB tidak lagi dapat dilakukan dengan pendekatan konvensional semata, melainkan harus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perilaku calon mahasiswa.
“Persaingan perguruan tinggi saat ini sangat kompetitif. Oleh karena itu, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu harus hadir dengan strategi promosi yang terencana, kreatif, dan menyentuh langsung kebutuhan serta minat calon mahasiswa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan sejumlah program efektif yang perlu dioptimalkan dalam sosialisasi PMB dan promosi lembaga, antara lain:
- Sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah (SMA/SMK/MA) melalui presentasi interaktif, testimoni mahasiswa, dan alumni.
- Penguatan konten digital kreatif, seperti video profil kampus, reels edukatif, konten prestasi mahasiswa dan dosen, serta informasi program studi yang dikemas secara menarik.
- Optimalisasi media sosial resmi kampus sebagai sarana utama promosi dan komunikasi dengan calon mahasiswa.
- Kolaborasi antara humas, fakultas, dan program studi agar pesan promosi lebih terarah dan sesuai dengan karakteristik masing-masing prodi.
- Pemanfaatan momentum kegiatan kampus sebagai bahan konten promosi untuk memperkuat citra UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu sebagai kampus religius, moderat, dan unggul.
Dr. Sri Ihsan juga menegaskan pentingnya konsistensi pesan promosi yang menonjolkan keunggulan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, baik dari sisi akademik, fasilitas, maupun penguatan karakter keislaman dan kebangsaan.
“Promosi bukan hanya soal kuantitas, tetapi kualitas pesan. Kita ingin calon mahasiswa mengenal UIN FAS Bengkulu sebagai kampus yang ramah, unggul, dan siap mencetak generasi berdaya saing,” tambahnya.
Melalui rapat evaluasi ini, diharapkan seluruh program sosialisasi PMB 2026 dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan berdampak signifikan terhadap peningkatan jumlah serta kualitas calon mahasiswa baru UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
