You are currently viewing Seminar Perlindungan Anak UINFAS Bengkulu: Kupas Child Grooming dan Toxic Relationship, Bekali Pelajar dan Mahasiswa Wawasan Kritis

Seminar Perlindungan Anak UINFAS Bengkulu: Kupas Child Grooming dan Toxic Relationship, Bekali Pelajar dan Mahasiswa Wawasan Kritis

UINFASBengkulu – Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menggelar Seminar Perlindungan Anak bertajuk “Child Grooming dan Toxic Relationship” di Gedung Auditorium UIN FAS Bengkulu, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, yakni perwakilan Aisyiyah Bengkulu Dr. Evriza, M.Pd., Psikolog Klinis Atina Okta, M.Psi., serta Sekretaris Forum PSGA PTKI Ahmad Syarifin, M.Pd.

Seminar diikuti oleh peserta dari berbagai SMA dan MA di Kota Bengkulu serta mahasiswa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif terkait isu perlindungan anak, khususnya bahaya child grooming dan relasi tidak sehat (toxic relationship) yang semakin marak terjadi di lingkungan remaja.

Wakil Rektor III UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Hj. Fatimah, M.A., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran para pelajar dan mahasiswa menunjukkan semangat belajar serta kepedulian terhadap isu perlindungan anak.

“Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berkenan mengikuti kegiatan ini. Artinya, kalian adalah calon-calon generasi sukses yang gesit dalam mencari ilmu dan menggali pengetahuan, khususnya tentang perlindungan anak. Semoga kegiatan ini mendapatkan keberkahan dan ilmu yang diperoleh dapat dimanfaatkan di lingkungan sekitar,” ujar Dr. Hj. Fatimah, M.A.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti seminar dengan serius dan penuh kesungguhan agar materi yang disampaikan dapat dipahami secara mendalam. “Ikutilah kegiatan ini dengan baik dan khidmat agar pesan serta pengetahuan yang diperoleh benar-benar memberi dampak positif bagi diri sendiri maupun masyarakat,” tambahnya.

Melalui seminar ini, PSGA UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu berharap terbangun kesadaran bersama di kalangan pelajar dan mahasiswa tentang pentingnya mengenali tanda-tanda child grooming serta memahami pola hubungan yang sehat. Edukasi ini diharapkan mampu menjadi langkah preventif dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah anak, dan bebas dari kekerasan maupun relasi yang merugikan.