You are currently viewing Tembus Forum Akademik Global, Dosen UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Jadi Pembicara di The Ohio State University

Tembus Forum Akademik Global, Dosen UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Jadi Pembicara di The Ohio State University

Columbus, Amerika Serikat — Dosen Program Studi Tadris Bahasa Inggris Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu, M. Arif Rahman Hakim, Ph.D., tampil sebagai pembicara dalam kuliah umum internasional yang diselenggarakan oleh Buckeye Language Education Resource (BuckLER) Center, Department of Teaching and Learning, College of Education and Human Ecology, The Ohio State University, Amerika Serikat.

Keterlibatan akademisi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam forum akademik bergengsi ini menjadi bukti kontribusi nyata perguruan tinggi Indonesia dalam percakapan ilmiah global, khususnya di bidang pendidikan bahasa.

College of Education and Human Ecology The Ohio State University dikenal sebagai salah satu fakultas pendidikan terkemuka di Amerika Serikat dengan reputasi internasional yang kuat dalam riset, inovasi pedagogi, serta pengembangan kebijakan pendidikan. Fakultas ini juga menempati peringkat ke-39 dunia versi QS Ranking dan aktif membangun kolaborasi global dalam pendidikan guru, pembelajaran bahasa, serta pendidikan multikultural.

Kuliah umum yang berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026, di University Hall 014 tersebut mengangkat tema “Challenges Faced by Foreign Language Teachers in Southeast Asia: Key Issues and Future Directions.” Kegiatan ini dihadiri mahasiswa, dosen, peneliti, dan praktisi pendidikan bahasa yang memiliki perhatian terhadap dinamika pembelajaran bahasa di Asia Tenggara dan dunia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Prof. Dr. Peter Sayer selaku Co-Director BuckLER Center, Dr. Ivan Stevano sebagai Direktur Intercultural English Language Programs (IELP), serta Dr. Ranta Butarbutar yang juga merupakan Fulbright Visiting Scholar di The Ohio State University.

Dalam pemaparannya, Dr. M. Arif Rahman Hakim yang saat ini menjalani program Fulbright Visiting Scholar di The Ohio State University mengulas berbagai tantangan strategis yang dihadapi guru bahasa asing di Asia Tenggara. Tantangan tersebut mencakup keterbatasan kompetensi bahasa guru, pembelajaran yang masih berorientasi pada ujian, ketimpangan akses terhadap sumber daya pendidikan, serta minimnya paparan bahasa asing autentik bagi peserta didik.

“Tantangan guru bahasa asing di Asia Tenggara tidak dapat dilepaskan dari konteks multibahasa, kebijakan pendidikan, dan ketimpangan sumber daya. Karena itu, solusi yang ditawarkan harus kontekstual dan berkelanjutan,” ujar Dr. Arif dalam kuliah umumnya.

Ia menegaskan bahwa kondisi di kawasan ASEAN menunjukkan perlunya penguatan dukungan profesional bagi guru serta kebijakan pendidikan yang lebih adaptif. Menurutnya, pengembangan profesional guru tidak cukup dilakukan secara jangka pendek, melainkan harus dirancang sebagai proses berkelanjutan yang terhubung langsung dengan praktik pembelajaran di kelas dan kebutuhan lokal.

“Forum akademik internasional seperti ini merupakan ruang strategis untuk berbagi pengalaman regional sekaligus membangun kolaborasi lintas negara. Kehadiran akademisi Indonesia di tingkat global penting agar perspektif Asia Tenggara turut mewarnai diskursus pendidikan bahasa dunia,” tambahnya.

Sebagai bagian dari arah pengembangan ke depan, Dr. Arif juga menekankan pentingnya penerapan pendekatan pembelajaran inovatif, pemanfaatan teknologi pendidikan secara kritis, serta penguatan kerja sama regional dan internasional guna meningkatkan kualitas pendidikan bahasa asing.

Partisipasi Dr. M. Arif Rahman Hakim di lingkungan akademik The Ohio State University, salah satu universitas riset terkemuka dunia, tidak hanya mempertegas kapasitas dosen UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu di panggung internasional, tetapi juga memperkuat posisi institusi dalam jejaring global pendidikan bahasa serta kolaborasi akademik lintas negara.