UINFAS Bengkulu — Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu menggelar Kuliah Umum dan Sosialisasi Kepolisian Daerah Bengkulu bagi mahasiswa/i Tahun 2026, Selasa (27/1/2026), bertempat di Gedung Auditorium UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolda Bengkulu yang diwakili Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Bengkulu Kombes Pol Tris Lesmana Z., S.H., S.I.K., M.H., beserta jajaran. Turut hadir Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Prof. Dr. KH. Zulkarnain, M.Pd., Wakil Rektor I, II, dan III, Kepala Biro, Kepala SPI, Direktur Pascasarjana, Ketua Senat, para Dekan, Kepala Bagian Umum dan Akademik, para Kepala Unit, serta para Wakil Dekan.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Prof. Dr. KH. Zulkarnain, M.Pd. menegaskan bahwa hubungan antara UIN FAS Bengkulu dan Polda Bengkulu telah terjalin erat dan bersifat strategis.
“UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dengan Polda Bengkulu ibarat dua sisi mata uang. Kami telah lama bekerja sama, baik dalam penanganan sengketa lahan UIN FAS Bengkulu, pengamanan aksi demonstrasi mahasiswa, maupun koordinasi normatif lainnya demi terciptanya situasi yang kondusif,” ujar Rektor.
Rektor juga menyampaikan bahwa alumni UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu telah banyak berkiprah di berbagai institusi, termasuk di lingkungan kepolisian.
“Alumni UIN FAS Bengkulu dapat berkiprah di mana saja, termasuk di institusi kepolisian. Bahkan, jika ada anggota Polda Bengkulu yang ingin melanjutkan studi, UIN FAS Bengkulu siap merekomendasikan dan menerima, karena selama ini sudah banyak anggota kepolisian yang menempuh pendidikan di UIN FAS Bengkulu,” tambahnya.



Kuliah Umum Kapolda Bengkulu: Peran Strategis Generasi Muda
Kuliah umum disampaikan oleh Kombes Pol Tris Lesmana Z., S.H., S.I.K., M.H. selaku perwakilan Kapolda Bengkulu, dengan materi “Peran Generasi Pemuda dalam Menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dalam Mendukung Pembangunan Daerah.”
Dalam paparannya, Karo SDM Polda Bengkulu menekankan bahwa kemajuan Provinsi Bengkulu tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berkarakter, dan adaptif
Mahasiswa disebut sebagai motor penggerak pembangunan yang dalam 10–20 tahun ke depan akan memegang peran penting menuju Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menjaga kamtibmas dengan menghindari berbagai ancaman sosial seperti penyalahgunaan narkoba, judi online, pelanggaran lalu lintas, kejahatan siber, hingga penyebaran hoaks dan provokasi
Kombes Pol Tris Lesmana juga mengingatkan bahwa untuk dapat bersaing di dunia kerja, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) semata.
“IPK itu penting, tetapi tidak cukup. Mahasiswa harus memiliki wawasan yang luas, keterampilan, etika, serta kemampuan beradaptasi agar menjadi SDM yang siap pakai,” tegasnya.
Beberapa poin penting yang disampaikan dalam kuliah umum tersebut antara lain:
- Kamtibmas sebagai Fondasi Pembangunan
Keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan prasyarat utama bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan - Mahasiswa sebagai Agen Perubahan
Mahasiswa diharapkan menjadi generasi yang bertakwa, berprestasi, lulus tepat waktu, serta menjauhi perilaku negatif yang dapat merusak masa depan. - Waspada Ancaman Sosial dan Digital
Ancaman narkoba, judi online, kecelakaan lalu lintas, serta kejahatan siber harus dihadapi dengan sikap disiplin, literasi digital, dan kesadaran hukum. - Adaptasi di Era Police 4.0
Perkembangan teknologi menuntut generasi muda untuk kritis dalam menerima informasi, tidak mudah terprovokasi, serta mampu menjaga etika dan keamanan digital. - Kolaborasi untuk Pembangunan dan Ketahanan Pangan
Polda Bengkulu bersama para pemangku kepentingan terus mendorong kolaborasi dalam menjaga lingkungan, ketahanan pangan, dan pembangunan berkelanjutan
Melalui kegiatan ini, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan Polda Bengkulu menegaskan komitmen bersama dalam membangun sinergi strategis untuk mencetak generasi muda yang unggul, berintegritas, serta mampu berkontribusi nyata dalam menjaga kamtibmas dan mendukung pembangunan daerah.
