UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Gelar Workshop Service Excellence untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Tenaga Kependidikan

UINFASBengkulu — Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu menyelenggarakan Workshop Service Excellence bagi tenaga kependidikan di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Student Center UIN FAS Bengkulu dan diikuti oleh seluruh tenaga kependidikan dari berbagai unit kerja.

Workshop menghadirkan narasumber Erlita Rindusari, Service Quality Officer PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Area Bengkulu, yang memiliki pengalaman panjang dan kompetensi di bidang service quality serta customer experience.

Kegiatan tersebut dibuka dan dihadiri oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Mirwan Fasta, M.Si, yang didampingi oleh Koordinator Kerja Sama dan Koordinator Kepegawaian.

Dalam sambutannya, Kepala Biro AUPK menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi dan penguatan citra institusi.

“Tenaga kependidikan adalah garda terdepan pelayanan di perguruan tinggi. Melalui workshop ini, kami berharap seluruh pegawai mampu memberikan pelayanan yang profesional, ramah, cepat, dan berorientasi pada kepuasan sivitas akademika,” ujar Mirwan Fasta, M.Si.

Ia juga menambahkan bahwa pelayanan prima tidak hanya berkaitan dengan keterampilan teknis, tetapi juga sikap, komunikasi, dan penampilan yang mencerminkan nilai-nilai institusi.

Dalam pemaparannya, Erlita Rindusari menyampaikan materi Service Excellence yang menekankan pentingnya service mindset dalam membangun kesan positif dan kepercayaan pelanggan. Ia menjelaskan bahwa pelanggan tidak hanya membutuhkan produk atau layanan, tetapi juga ingin diperlakukan dengan baik, dihargai, dan dipahami.

Adapun materi utama yang disampaikan dalam workshop dan dituangkan dalam bahan presentasi (PPT) meliputi:

  1. Service Mindset
    Membangun pola pikir pelayanan yang berorientasi pada kepuasan pengguna layanan serta dampak positif pelayanan prima terhadap citra institusi.
  2. Komunikasi yang Excellence
    Meliputi komunikasi verbal dan nonverbal, teori komunikasi 3V (Visual, Vocal, Verbal), penggunaan magic words, serta komunikasi yang asertif, santun, dan profesional, termasuk di era digital.
  3. Penampilan dan Bahasa Tubuh
    Pentingnya postur tubuh, kontak mata, ekspresi wajah, serta prinsip penampilan 3S (sederhana, serasi, dan sopan) sebagai bagian dari citra diri dan citra institusi.
  4. Standar Layanan
    Penerapan standar sikap, keterampilan, dan penampilan dalam melayani, mulai dari salam pembuka, perhatian selama melayani, hingga ucapan terima kasih di akhir layanan.
  5. Penanganan Keluhan (Handling Complaint)
    Teknik menghadapi keluhan dengan metode LAST (Listen, Apologize, Solve, Thank), sikap empati, tanggung jawab, serta menghindari respons defensif yang dapat memperburuk situasi.

Melalui workshop ini, diharapkan seluruh tenaga kependidikan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu mampu mengimplementasikan pelayanan prima secara konsisten, sehingga tercipta budaya layanan yang profesional, humanis, dan berkelanjutan di lingkungan kampus.