You are currently viewing UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Resmi Bentuk Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH)

UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Resmi Bentuk Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH)

UINFAS Bengkulu — Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu resmi mendirikan Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) sebagai unit strategis dalam penguatan riset, pengabdian kepada masyarakat, serta advokasi kebijakan lingkungan berbasis nilai-nilai keislaman. Pendirian PSLH ditetapkan melalui Keputusan Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan mulai berlaku sejak 29 Desember 2025.

Pembentukan PSLH merupakan langkah institusional UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam merespons tantangan lingkungan hidup yang semakin kompleks. Kehadiran pusat studi ini sekaligus memperkuat integrasi keilmuan sains dan teknologi dengan nilai eco-teologi Islam, sebagai bagian dari komitmen universitas terhadap pembangunan berkelanjutan.

Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. KH. Zulkarnain, M.Pd, menegaskan bahwa pendirian PSLH merupakan bagian dari strategi besar penguatan kelembagaan dan arah pengembangan universitas ke depan.

“Pusat Studi Lingkungan Hidup ini tidak hanya menjadi ruang akademik, tetapi juga motor penggerak lahirnya riset aplikatif, rekomendasi kebijakan, serta program pengabdian yang berorientasi pada keberlanjutan dan kemaslahatan umat. Ini adalah komitmen nyata UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam menjawab isu lingkungan secara ilmiah dan religius,” ujar Rektor.

Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa PSLH juga menjadi embrio awal pembentukan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Keberadaan PSLH diproyeksikan sebagai fondasi akademik dan kelembagaan dalam pengembangan rumpun keilmuan sains dan teknologi yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman.

Dalam keputusan pendiriannya, PSLH memiliki tujuan utama meningkatkan kualitas riset dan inovasi di bidang lingkungan hidup berbasis sains dan teknologi, menyediakan rekomendasi ilmiah dan kebijakan lingkungan, serta mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam pengelolaan dan pendidikan lingkungan hidup. PSLH juga diarahkan menjadi pusat layanan akademik serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang lingkungan hidup dan teknologi terapan.

Seiring dengan pendirian lembaga tersebut, Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menetapkan pengurus PSLH periode 2025–2029. Struktur pengelola dirancang secara multidisipliner, mencakup bidang penelitian, pemberdayaan masyarakat, pengembangan eco-campus dan SDGs, konsultasi dan advokasi lingkungan, serta penguatan laboratorium dan sistem informasi geografis (GIS).

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor, Fadilah, S.Si., M.Si., C.EIA., C.TL., C.PS ditetapkan sebagai Kepala Pusat Studi Lingkungan Hidup. Dalam menjalankan tugasnya, PSLH berada di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dan bertanggung jawab langsung kepada Rektor.

Kepala PSLH, Fadilah, menyampaikan bahwa kehadiran PSLH diharapkan mampu menjadi simpul kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup.

“PSLH akan kami kembangkan sebagai pusat kajian dan aksi lingkungan yang tidak hanya menghasilkan riset, tetapi juga solusi nyata bagi masyarakat. Integrasi sains, teknologi, dan nilai-nilai Islam menjadi kekuatan utama kami dalam mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Melalui pendirian PSLH, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam pembangunan berkelanjutan, pengelolaan lingkungan hidup, serta pengembangan keilmuan sains dan teknologi yang berakar pada nilai-nilai Islam dan kebutuhan masyarakat.