UINFAS Bengkulu – UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menjalin kerja sama strategis dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS), yang digelar di Gedung Serba Guna Pemerintah Daerah Bengkulu, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri perwakilan dari 13 perguruan tinggi di Bengkulu, sebagai bentuk sinergi dalam penguatan pendidikan kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Penandatanganan MoU dan PKS diwakili oleh Wakil Dekan III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan FEBI UINFAS Bengkulu bersama Bagian Kerja Sama UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan I FEBI serta Ketua Program Studi Perbankan Syariah. Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha dalam mencetak wirausahawan muda yang tangguh.
Kerja sama yang dijalin mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Implementasi nyata dari PKS tersebut langsung diwujudkan melalui pelaksanaan program pendidikan kewirausahaan yang diikuti oleh 150 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bengkulu.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Dekan III FEBI UINFAS Bengkulu turut menjadi pemateri dengan mengangkat tema etika bisnis. Program pendidikan kewirausahaan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 18 hingga 19 April 2026.
Sebanyak 55 mahasiswa UINFAS Bengkulu turut ambil bagian dalam kegiatan ini, terdiri dari 45 mahasiswa FEBI dan 10 mahasiswa dari Fakultas Syariah.
Wakil Dekan III FEBI UINFAS Bengkulu dalam keterangannya menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam bidang kewirausahaan.
“Kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan MoU dan PKS semata, tetapi langsung diimplementasikan melalui program nyata. Kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki etika dan kesiapan dalam berwirausaha,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pendidikan kewirausahaan menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan lulusan yang mandiri dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jejaring antarperguruan tinggi serta mendorong lahirnya wirausahawan muda yang berintegritas dan berdaya saing di Provinsi Bengkulu.

