You are currently viewing Perkuat Budaya Mutu PTKIN, 55 LPM Se-Indonesia Sinkronkan SPMI dan Teken Kerja Sama Terpadu di Padang

Perkuat Budaya Mutu PTKIN, 55 LPM Se-Indonesia Sinkronkan SPMI dan Teken Kerja Sama Terpadu di Padang

Padang, Sumatera Barat, 27–30 April 2026 – Temu Nasional Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia sukses digelar di Hotel Truntum Padang. Kegiatan ini diikuti oleh 55 LPM dari UIN, IAIN, dan STAIN seluruh Indonesia sebagai forum strategis penguatan sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi Islam.

Agenda utama kegiatan ini mencakup sinkronisasi dan penyusunan bersama Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berbasis Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN DIKTI) sesuai Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025, serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Terpadu antar-LPM PTKIN.

Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan implementasi pengabdian berbasis mutu yang dilaksanakan di Diniyah Putri Padang Panjang dan STIT Ahlu Sunnah Bukittinggi, Sumatera Barat.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Rektor I UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. Asnaini, M.A, yang memberikan dukungan terhadap penguatan sistem penjaminan mutu di lingkungan PTKIN.

Dalam keterangannya, Prof. Dr. Asnaini, M.A menegaskan pentingnya kolaborasi nasional dalam meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi.

“Sinergi antar-LPM PTKIN melalui forum nasional ini merupakan langkah penting untuk memastikan standar mutu pendidikan tinggi berjalan secara konsisten, terukur, dan berdampak. UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu mendukung penuh upaya penguatan budaya mutu ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala LPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Robeet Thadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat implementasi SPMI di seluruh PTKIN.

“Temu nasional ini memperkuat komitmen bersama dalam menyelaraskan implementasi SPMI sesuai regulasi terbaru, sekaligus memastikan budaya mutu tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar terimplementasi dalam seluruh aspek tridarma perguruan tinggi,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, LPM PTKIN se-Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem penjaminan mutu yang kolaboratif, adaptif, dan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Islam di Indonesia.