UINFAS Bengkulu, 28 April 2026 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu kembali menghadirkan program Bank Indonesia Mengajar dalam mata kuliah Ekonomi Mikro Islam. Kegiatan yang berlangsung di LPM lantai 2 pada Selasa (28/4/2026) ini mengangkat materi “Produksi dalam Islam” dan diikuti oleh 40 mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah.

Hadir sebagai pemateri, Muhamad Irfan Octama dari Bank Indonesia yang memberikan pemaparan komprehensif terkait konsep produksi dalam perspektif ekonomi Islam, termasuk nilai-nilai etika, efisiensi, serta keberkahan dalam proses produksi.
Kegiatan ini turut didampingi oleh Wakil Dekan I Dr. Herlina Yustati, M.A.Ek., Koordinator Program Studi Eeng Juli Efrianto, M.E.I., dosen pengampu mata kuliah Esti Alfiah, M.E.I. dan Miko Polindi, M.E.I., serta perwakilan bidang kerja sama UIN.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan I Dr. Herlina Yustati, M.A.Ek., menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Bank Indonesia menjadi langkah strategis dalam memperkaya wawasan mahasiswa.

“Melalui program BI Mengajar ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga perspektif praktis dari para profesional. Ini penting agar lulusan kita memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.
Sementara itu, pemateri Muhamad Irfan Octama menekankan bahwa konsep produksi dalam Islam tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga pada nilai keberkahan dan kemaslahatan.
“Produksi dalam Islam harus memperhatikan aspek halal, thayyib, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Nilai-nilai inilah yang membedakan sistem ekonomi Islam dengan sistem konvensional,” jelasnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan pembelajaran berbasis kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga strategis, guna meningkatkan kualitas akademik serta kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan di bidang ekonomi syariah.

