UINFASBengkulu – Bazar murah dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan yang digelar Layanan Kerja Sama UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu bersama Bank Indonesia resmi dibuka oleh Rektor dan berlangsung selama satu hari, Selasa (3/3/2026), di depan Koperasi Muawanah.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Wahyu Yuawna Hidayat, Rektor UIN FAS Bengkulu Prof. Dr. KH. Zulkarnain, M.Pd., Wakil Rektor II Prof. Dr. H. Zubaedi, M.Pd., Wakil Rektor III Dr. Hj. Fatimah, M.A., Kepala Bagian Umum dan Akademik Dr. Sri Ihsan, M.Pd., serta jajaran Layanan Kerja Sama.
Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembagian sembako kepada para pedagang kantin kampus, petugas kebersihan (cleaning service), masyarakat sekitar, serta anak yatim dan duafa. Berbagai komoditas yang dijual meliputi sembako dan produk UMKM.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuawna Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus penguatan sinergi kelembagaan.

“Memberikan makanan kepada orang yang berpuasa memiliki pahala yang sangat mulia. Kegiatan ini bukan hanya berbagi, tetapi juga menjadi bentuk penguatan kerja sama antara Bank Indonesia dan UIN FAS. Harga kami pastikan lebih rendah dari harga pasar karena didukung oleh Bulog, dan ketersediaan stok kami jamin aman,” ujarnya.
Ia menambahkan, Bank Indonesia saat ini juga tengah mendorong percepatan digitalisasi, baik dalam sistem pembayaran maupun sistem penjualan.
“Kami sangat mendukung UIN FAS dalam berbagai program yang membutuhkan kolaborasi. Digitalisasi transaksi menjadi salah satu fokus kami. Mudah-mudahan kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat dan berjalan dengan baik serta sukses,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. KH. Zulkarnain, M.Pd., menegaskan bahwa pelaksanaan bazar murah harus dipersiapkan secara matang, terutama terkait ketersediaan pasokan dan stabilitas harga.
“Setiap program bazar murah yang menjual kebutuhan pokok masyarakat harus benar-benar siap dari sisi suplai barang dan harga yang lebih rendah dari harga pasar. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari ikhtiar membantu masyarakat menyambut Ramadan,” ungkap Rektor saat membuka kegiatan.
Rektor juga menyoroti fenomena kenaikan harga sejumlah komoditas, seperti cabai dan bawang, yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.
“Melihat harga kebutuhan pokok yang meningkat, bazar murah ini sangat membantu masyarakat, khususnya yang kurang mampu. Kegiatan ini juga turut berkontribusi dalam pengendalian inflasi dan membantu menggerakkan roda perekonomian,” tegasnya.
Ia menilai, kerja sama antara Bank Indonesia dan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menjadi kebanggaan tersendiri dan diharapkan terus menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.

