UINFASBengkulu – Layanan Kerja Sama UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu bekerja sama dengan Bank Indonesia menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, Selasa (3/3/2026), bertempat di Gedung Aula Djama’an Nur Pascasarjana UIN FAS Bengkulu. Kegiatan ini dihadiri mahasiswa UIN FAS Bengkulu serta unsur pimpinan dan panitia pelaksana.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Umum dan Akademik UIN FAS Bengkulu, Dr. Sri Ihsan, M.Pd., narasumber dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Mubha Fahriza, serta tim Layanan Kerja Sama.
Dalam sambutannya, Dr. Sri Ihsan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut. Ia berharap mahasiswa dapat memahami peran strategis Bank Indonesia sekaligus mendukung berbagai program yang dijalankan demi kepentingan bangsa dan negara.
“Kami berharap mahasiswa UIN FAS Bengkulu dapat mendukung seluruh program Bank Indonesia karena semuanya bertujuan untuk kebaikan bangsa dan negara. Kehadiran Bank Indonesia sangat penting dalam menjamin kelancaran transaksi keuangan serta distribusi Rupiah di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Sri Ihsan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada panitia dan mahasiswa yang tergabung dalam Generasi Baru Indonesia (GenBI) yang telah membantu menyukseskan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh panitia dan GenBI yang telah berkontribusi dalam kelancaran kegiatan ini. Semoga sosialisasi ini memberi manfaat dan menambah wawasan kebangsaan mahasiswa,” tambahnya.
Sementara itu, dalam pemaparannya yang bertajuk Kebijakan Pengelolaan Uang Rupiah Indonesia, Mubha Fahriza menjelaskan bahwa pengelolaan Rupiah merupakan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Bank Indonesia memiliki kewenangan penuh dalam tahapan perencanaan, pencetakan, pengeluaran, pengedaran, pencabutan, penarikan, hingga pemusnahan Rupiah.

“Bank Indonesia merupakan satu-satunya lembaga yang berwenang melakukan pengeluaran, pengedaran, serta pencabutan dan penarikan Rupiah. Hal ini untuk menjaga kedaulatan dan kepercayaan masyarakat terhadap mata uang kita,” jelas Mubha.
Ia juga menekankan pentingnya gerakan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.
“Cinta Rupiah berarti mengenali, merawat, dan menjaga Rupiah dari kejahatan uang palsu. Bangga Rupiah adalah memahami bahwa Rupiah merupakan simbol kedaulatan NKRI dan satu-satunya alat pembayaran yang sah. Sementara Paham Rupiah adalah kemampuan memahami peran Rupiah dalam stabilitas ekonomi dan sebagai alat penyimpan nilai,” paparnya.
Dalam sesi materi, narasumber turut mengedukasi mahasiswa tentang cara mengenali keaslian uang Rupiah melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, dan Diterawang), serta pentingnya bertransaksi menggunakan Rupiah di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa UIN FAS Bengkulu semakin memahami fungsi strategis Rupiah dalam perekonomian nasional sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk mencintai, membanggakan, dan menggunakan Rupiah secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.

