You are currently viewing UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Hadirkan Seleksi Inklusif, Empat Peserta Disabilitas Ikuti UM-PTKIN 2026

UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Hadirkan Seleksi Inklusif, Empat Peserta Disabilitas Ikuti UM-PTKIN 2026

UINFASBengkulu – Komitmen UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang inklusif kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) Tahun 2026. Sebanyak empat peserta penyandang disabilitas turut mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru yang berlangsung di kampus tersebut.

Keikutsertaan peserta disabilitas dalam UM-PTKIN menjadi wujud nyata bahwa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu membuka akses pendidikan yang setara bagi seluruh calon mahasiswa tanpa memandang kondisi fisik maupun keterbatasan yang dimiliki.

Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. Khairudin, M.Ag., saat melakukan peninjauan pelaksanaan ujian menyampaikan bahwa kampus berkomitmen memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta untuk memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas.

“Kami berkomitmen menjadikan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu sebagai kampus yang ramah dan inklusif. Kehadiran peserta disabilitas dalam UM-PTKIN tahun ini menjadi pengingat bahwa setiap individu memiliki hak yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi. Kami berupaya menyediakan layanan dan fasilitas yang mendukung agar seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan optimal,” ujar Rektor.

Ia menambahkan, prinsip kesetaraan dan inklusivitas merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Oleh karena itu, kampus terus berupaya meningkatkan kualitas layanan akademik maupun nonakademik yang dapat mengakomodasi kebutuhan seluruh mahasiswa, termasuk penyandang disabilitas.

“UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu membuka ruang seluas-luasnya bagi calon mahasiswa penyandang disabilitas untuk berkembang, berprestasi, dan meraih cita-cita. Kami percaya bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk mencapai kesuksesan,” tambahnya.

Ahmad syarifin, Penanggung jawab Unit layanan Disabilitas UIN FAS Bengkulu mengatakan bahwa uin fatmawati sukarno bengkulu memiliki layanan khusus Disabilitas untuk memastikan peserta disabilitas dapat terpenuhi hak yang sama sebagai peserta Ujian jalur UM-PTKIN.

Pelaksanaan UM-PTKIN 2026 di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu sendiri berlangsung sejak 8 hingga 11 Juni 2026 dan diikuti oleh 997 peserta. Selama proses ujian, panitia memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta.

Melalui penyelenggaraan seleksi yang inklusif ini, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menegaskan komitmennya sebagai Kampus Merah Putih yang tidak hanya unggul dalam kualitas pendidikan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kesetaraan, keberagaman, dan akses pendidikan bagi semua kalangan.