You are currently viewing Bahas Geoekonomi ASEAN di Panggung Global, FEBI UIN FAS Bengkulu Gelar Kuliah Tamu Internasional

Bahas Geoekonomi ASEAN di Panggung Global, FEBI UIN FAS Bengkulu Gelar Kuliah Tamu Internasional

UINFASBengkulu — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu memperluas wawasan global mahasiswa melalui kegiatan International Online Guest Lecture bertajuk “ASEAN Geoeconomics Significance” yang dilaksanakan secara daring pada Senin (26/10/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 200 mahasiswa FEBI dengan menghadirkan Dr. Mohd. Faheem, akademisi Indian Studies dari Pridi Banomyong International College, Thammasat University, Thailand.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan I FEBI, Dr. Herlina Yustati, M.A.Ek. Kuliah tamu internasional ini menjadi bagian dari upaya FEBI memperkuat wawasan akademik mahasiswa mengenai dinamika ekonomi regional, integrasi ASEAN, serta posisi strategis Asia Tenggara dalam perdagangan dan investasi global.

Dalam pemaparannya, Dr. Mohd. Faheem mengulas signifikansi geoekonomi ASEAN sebagai kawasan strategis yang menghubungkan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Posisi geografis tersebut menjadikan Asia Tenggara sebagai jalur penting perdagangan dan distribusi energi dunia. ASEAN juga memiliki peran strategis dalam rantai pasok global, menarik investasi internasional, serta memperkuat kerja sama ekonomi melalui berbagai kerangka integrasi regional.

Pembahasan turut mencakup Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN (ASEAN Free Trade Area/AFTA), dan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP). Berbagai mekanisme kerja sama tersebut berperan dalam memperluas perdagangan, mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing ekonomi kawasan.

Selain peluang, mahasiswa diajak memahami tantangan integrasi ekonomi ASEAN, seperti kesenjangan pembangunan antarnegara anggota, hambatan perdagangan non-tarif, keterbatasan infrastruktur, serta persaingan kekuatan ekonomi global, terutama Amerika Serikat dan Tiongkok. Dalam konteks tersebut, sentralitas ASEAN menjadi penting untuk menjaga keseimbangan hubungan internasional sekaligus mendukung stabilitas kawasan.

Dr. Mohd. Faheem merupakan akademisi yang meraih gelar doktor bidang Geografi dari Aligarh Muslim University, India, pada 2009. Saat ini, ia menjabat sebagai Assistant Professor of Indian Studies di Pridi Banomyong International College, Thammasat University, Thailand. Ia juga pernah memimpin Program Indian Studies pada 2020–2023 serta menjadi Visiting Research Fellow di Muslim Studies Center, Chulalongkorn University, pada 2013–2016.

Dengan pengalaman akademik lebih dari dua dekade, bidang penelitiannya meliputi diplomasi diaspora, geografi sosial dan ekonomi, geopolitik dan geoekonomi global, geografi pariwisata, perubahan iklim, serta demokrasi ekonomi. Ia telah terlibat dalam berbagai proyek penelitian mengenai keterlibatan geoekonomi India, integrasi sosial-budaya ASEAN, reformasi pendidikan Islam, dan kerja sama perbatasan Thailand–Malaysia.

Dr. Faheem juga merupakan akademisi produktif yang telah menyunting bersama tiga buku, termasuk Climate Change in the Indo-Pacific: Developmental and Geopolitical Dimensions yang diterbitkan Routledge pada 2025. Publikasi ilmiahnya mencakup artikel jurnal dan bab buku mengenai strategi Indo-Pasifik, demokrasi akar rumput, serta migrasi. Ia juga aktif menyampaikan makalah dan menjadi pembicara utama dalam konferensi internasional di sejumlah negara Asia, termasuk Thailand, India, Kamboja, Malaysia, dan Indonesia.

Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu berharap mahasiswa semakin memahami keterkaitan geopolitik dan perkembangan ekonomi serta mampu menganalisis peluang dan tantangan ekonomi regional secara kritis. Kuliah tamu internasional ini sekaligus menjadi sarana memperluas perspektif akademik mahasiswa agar lebih siap menghadapi dinamika ekonomi global.