You are currently viewing Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi pada Sosialisasi Penguatan Komunikasi Publik

Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi pada Sosialisasi Penguatan Komunikasi Publik

Bengkulu – UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu terus memperkuat tata kelola informasi publik melalui penyelenggaraan Sosialisasi Penguatan Komunikasi Publik dan Pengelolaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)yang diikuti oleh seluruh unsur pimpinan fakultas, biro, lembaga, unit kerja, serta anggota Tim Pengelola PPID. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Rektorat UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Senin (3/7).

Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Prof. Dr. H. Khairudin, M.Ag. hadir secara langsung untuk memberikan arahan dan penguatan kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan bagian penting dari tata kelola perguruan tinggi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, seluruh unit kerja memiliki peran strategis dalam mendukung penyediaan informasi publik yang cepat, tepat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Keterbukaan informasi bukan hanya menjadi tanggung jawab PPID, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh unit kerja. Komitmen kita bersama akan menentukan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi,” tegas Rektor.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor II selaku PPID Utama UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Dr. Japarudin, M.Si. menyampaikan materi mengenai penguatan implementasi keterbukaan informasi publik di lingkungan perguruan tinggi. Ia menjelaskan bahwa keberadaan PPID merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang wajib dilaksanakan oleh setiap badan publik, termasuk perguruan tinggi negeri.

Dalam paparannya, Wakil Rektor II menjelaskan bahwa PPID memiliki peran penting dalam mengelola, mendokumentasikan, menyediakan, dan memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi seluruh fakultas, biro, lembaga, dan unit kerja sebagai penyedia data agar pelayanan informasi publik dapat berjalan secara optimal.

Beliau juga menyampaikan bahwa penguatan PPID tidak hanya berorientasi pada pemenuhan regulasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya komunikasi publik yang terbuka, meningkatkan akuntabilitas institusi, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat komitmen bersama seluruh sivitas akademika untuk membangun sistem pengelolaan informasi publik yang lebih terintegrasi. Dengan dukungan seluruh unit kerja, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu optimistis mampu meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik sekaligus mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima.