UINFASBengkulu – UIN Fatmawati Sukarno (UINFAS) Bengkulu terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Tata Kelola Jurnal Ilmiah yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat LPPM dan dihadiri oleh Rektor UINFAS Bengkulu Prof. Dr. Khairudin, M.Ag., Wakil Rektor I Prof. Dr. Asnaini, M.A., Kepala LPPM, Kepala Pusat Publikasi Ilmiah, serta seluruh pengelola jurnal ilmiah di lingkungan UINFAS Bengkulu.

Audit Mutu Internal ini menjadi langkah strategis dalam mengevaluasi sistem pengelolaan jurnal ilmiah sekaligus menyusun langkah-langkah perbaikan guna meningkatkan mutu publikasi, tata kelola, dan daya saing jurnal UINFAS Bengkulu di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam arahannya, Wakil Rektor I Prof. Dr. Asnaini, M.A., menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi antara regulasi dan implementasi pengelolaan jurnal di lingkungan UINFAS Bengkulu.
“Melalui Audit Mutu Internal ini kita ingin menyamakan persepsi antara aturan yang berlaku dengan implementasi di lapangan. Pengelolaan jurnal harus berjalan sesuai standar agar kualitasnya terus meningkat,” ujar Prof. Asnaini.
Ia juga menyampaikan bahwa evaluasi akan dilakukan terhadap struktur pengelola jurnal. Pengelola yang dinilai kurang aktif akan dilakukan penyegaran agar pengelolaan jurnal menjadi lebih optimal.

Selain itu, Prof. Asnaini menegaskan bahwa biaya Article Processing Charge (APC) pada seluruh jurnal di lingkungan UINFAS Bengkulu harus ditetapkan secara seragam sebagai bentuk standarisasi tata kelola.
“Pengelola jurnal yang tidak aktif akan kita evaluasi dan diganti dengan yang lebih aktif agar pengelolaan berjalan optimal. Penetapan biaya APC juga harus seragam dan tidak boleh berbeda-beda antarjurnal sehingga tata kelola menjadi lebih tertib dan profesional,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor UINFAS Bengkulu Prof. Dr. Khairudin, M.Ag., mengapresiasi pelaksanaan Audit Mutu Internal sebagai momentum untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap tata kelola jurnal ilmiah.
Menurutnya, hasil diskusi bersama para pengelola jurnal menunjukkan masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperbaiki agar pengelolaan jurnal semakin berkualitas dan mampu mendukung peningkatan reputasi akademik universitas.
“Setelah menyimak berbagai masukan dari para pengelola jurnal, ternyata masih banyak hal yang harus kita benahi bersama. Tata kelola jurnal berada di bawah koordinasi LPPM melalui Pusat Publikasi Ilmiah, termasuk dalam aspek pengelolaan anggaran. Karena itu, mari kita lakukan yang terbaik demi kemajuan lembaga,” ungkap Rektor.
Rektor juga mengajak seluruh pengelola jurnal untuk membangun budaya kolaborasi dan saling berbagi pengalaman sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal ilmiah.
“Biasakan berbagi pengetahuan dan pengalaman. Dengan saling belajar dan saling menguatkan, kita akan mampu menghadirkan jurnal-jurnal ilmiah yang semakin berkualitas dan berdaya saing,” tambahnya.
Melalui Audit Mutu Internal ini, LPPM UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu berharap tercipta sistem pengelolaan jurnal yang lebih profesional, akuntabel, dan sesuai dengan standar nasional akreditasi jurnal ilmiah. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen UINFAS Bengkulu dalam memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta mendukung visi universitas sebagai perguruan tinggi Islam negeri yang unggul dan bereputasi di tingkat nasional maupun internasional.

