UINFASBengkulu – Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu menerima kunjungan jajaran PT BIMEX (Perseroda) dalam rangka memperkuat sinergi dan membangun kerja sama strategis antara perguruan tinggi dan dunia usaha. Kegiatan berlangsung di Ruang Rektor UIN FAS Bengkulu dan disambut langsung oleh Rektor, Wakil Rektor, kepala biro, Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik, serta jajaran bidang kerja sama.
Rombongan PT BIMEX (Perseroda) terdiri atas Yugianto, S.Kom.I., selaku Direktur; M. Zakky Harpenta, S.Pd.I., selaku Manajer Pemasaran; Wawan Asri, S.A.P., selaku Manajer Operasional; Yulias Mahmino, S.Kom., selaku Koordinator Divisi; Ressy Febridayanthi, selaku Staf Pemasaran dan Pengembangan; serta Riskha Rahmawati, S.M., selaku Sekretaris Direktur.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan hubungan kelembagaan yang kemudian dituangkan dalam Kesepakatan Bersama antara UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dan PT BIMEX (Perseroda) tentang Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Pengembangan Sumber Daya Manusia, Penelitian, Hilirisasi Inovasi, Pengembangan Usaha, dan Dunia Industri. Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 10 Agustus 2026 di Bengkulu oleh Rektor UIN FAS Bengkulu, Khairudin, dan Direktur PT BIMEX (Perseroda), Yugianto.
Rektor UIN FAS Bengkulu, Khairudin, menyampaikan bahwa kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri merupakan langkah penting untuk memperluas kontribusi perguruan tinggi sekaligus memastikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat memiliki dampak nyata.
“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, sivitas akademika, masyarakat, dan pembangunan daerah. UIN FAS Bengkulu terbuka untuk membangun kolaborasi yang produktif dengan PT BIMEX, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia, penelitian, inovasi, dan pengelolaan potensi daerah.”
Kesepakatan bersama tersebut memiliki cakupan yang cukup luas. Di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, kerja sama meliputi program magang, Praktik Kerja Lapangan (PKL), Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), kuliah praktisi, dosen tamu, seminar, lokakarya, pelatihan, pengembangan kurikulum, serta peningkatan kompetensi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan tenaga profesional.

Kerja sama juga mencakup penelitian, inovasi, dan hilirisasi hasil penelitian, termasuk pengembangan teknologi tepat guna, pemanfaatan hasil riset untuk menjawab kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan masyarakat, serta pengembangan dan komersialisasi hasil inovasi.
Salah satu ruang lingkup strategis yang menjadi perhatian adalah pengembangan pengelolaan limbah, sanitasi, dan lingkungan serta penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan. Selain itu, kedua pihak membuka peluang kerja sama dalam pengembangan teknologi informasi, digitalisasi, kecerdasan artifisial, sistem informasi, serta berbagai bidang usaha dan kemitraan strategis lainnya.
Direktur PT BIMEX (Perseroda), Yugianto, mengatakan bahwa pihaknya melihat UIN FAS Bengkulu sebagai mitra strategis dalam mengembangkan berbagai program yang menghubungkan potensi akademik dengan kebutuhan dunia usaha dan masyarakat.
“PT BIMEX ingin membangun kerja sama yang konkret dan berkelanjutan dengan UIN FAS Bengkulu. Kami berharap kolaborasi ini dapat melahirkan program-program yang tidak hanya mendukung kegiatan pendidikan dan penelitian, tetapi juga menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta daerah.”
Menurut Yugianto, kolaborasi perguruan tinggi dan badan usaha memiliki peluang besar untuk menghasilkan inovasi yang dapat diimplementasikan secara langsung. Karena itu, PT BIMEX berkomitmen membuka ruang bagi pengembangan kerja sama di berbagai sektor sesuai dengan potensi dan kewenangan masing-masing pihak.
Kesepakatan bersama ini juga diarahkan untuk memperkuat kontribusi UIN FAS Bengkulu terhadap pembangunan daerah dan nasional. Dalam dokumen kerja sama disebutkan sejumlah sektor strategis yang dapat dikembangkan, antara lain percetakan dan penerbitan, pertanian, perikanan, peternakan, pariwisata, transportasi, pemanfaatan aset daerah, konstruksi dan properti, perdagangan dan jasa, teknologi informasi, hingga pengelolaan limbah dan sanitasi.
Dalam pelaksanaannya, kesepakatan bersama tersebut akan ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan oleh pejabat berwenang dari masing-masing pihak. PKS pertama ditargetkan dibentuk paling lambat tiga bulan setelah kesepakatan bersama ditandatangani. Kesepakatan ini berlaku selama lima tahun sejak tanggal penandatanganan dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.
Melalui kerja sama tersebut, UIN FAS Bengkulu dan PT BIMEX (Perseroda) diharapkan mampu membangun kemitraan yang terukur, berkelanjutan, dan berorientasi pada dampak. Kolaborasi ini sekaligus menjadi upaya memperkuat keterhubungan antara pendidikan tinggi, dunia usaha, inovasi, serta kebutuhan pembangunan masyarakat dan daerah.

