You are currently viewing Dosen PIAUD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Raih Dana Penelitian Program Dana Indonesia Raya 2026

Dosen PIAUD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Raih Dana Penelitian Program Dana Indonesia Raya 2026

UINFASBengkulu — Dosen Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Tadris (FTT) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Nurul Fauziah, M.Pd., berhasil meraih bantuan dana penelitian dari Kementerian Kebudayaan melalui Program Dana Indonesia Raya Tahun 2026.

Nurul Fauziah menjadi salah satu penerima bantuan penelitian dalam kategori Kajian Objek Pemajuan Kebudayaan dan Cagar Budaya. Perolehan bantuan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap upaya akademisi dalam mengembangkan penelitian yang berkaitan dengan pemajuan kebudayaan dan pelestarian cagar budaya.

Program Dana Indonesia Raya merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang kebudayaan. Bantuan penelitian tersebut diberikan setelah melalui proses seleksi yang ketat sehingga penerima yang ditetapkan dinilai memenuhi persyaratan dan kriteria yang telah ditentukan.

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Tadris UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Khairiah, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Nurul Fauziah. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa dosen FTT memiliki kapasitas dan komitmen yang baik dalam mengembangkan penelitian yang berdampak bagi masyarakat dan kebudayaan.

“Kami mengapresiasi dan memberikan dukungan penuh atas capaian Ibu Nurul Fauziah. Keberhasilan memperoleh bantuan penelitian melalui Program Dana Indonesia Raya Tahun 2026 menunjukkan bahwa dosen Fakultas Tarbiyah dan Tadris mampu bersaing dalam program penelitian tingkat nasional yang proses seleksinya sangat ketat,” ujar Dr. Khairiah.

Ia menambahkan, dukungan terhadap peningkatan kualitas penelitian dosen merupakan bagian penting dalam mendorong kemajuan institusi. Penelitian yang berkaitan dengan kebudayaan dan cagar budaya, kata dia, juga memiliki nilai strategis karena tidak hanya memperkuat tradisi akademik, tetapi turut berkontribusi terhadap pelestarian dan pengembangan kebudayaan.

“Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi dosen lainnya untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, aktif mengikuti berbagai skema pendanaan penelitian, serta menghasilkan karya ilmiah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Fakultas akan terus mendorong dan memfasilitasi dosen untuk mengembangkan potensi akademiknya,” katanya.

Capaian Nurul Fauziah sekaligus menambah kontribusi FTT UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam pengembangan penelitian di bidang pendidikan dan kebudayaan. Bantuan penelitian tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan kajian yang berkualitas serta memberikan kontribusi terhadap penguatan pemajuan kebudayaan dan pelestarian cagar budaya.

Keberhasilan ini juga menjadi dorongan bagi sivitas akademika FTT untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas penelitian, sekaligus memperluas jejaring akademik melalui program-program kompetitif yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun lembaga lainnya.