UINFASBengkulu— Hari kedua Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu, Rabu (19/8/2026), menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat arah kebijakan, keunggulan, serta budaya akademik di masing-masing fakultas.
Dalam sesi tersebut, jajaran dekan di lingkungan UIN FAS Bengkulu secara bergantian menyampaikan materi strategis yang mencakup sistem akademik, layanan kemahasiswaan, pengembangan kompetensi, hingga visi dan keunggulan fakultas. Paparan ini diharapkan menjadi bekal awal bagi mahasiswa baru dalam menentukan langkah akademik dan pengembangan diri selama menempuh pendidikan di UIN FAS Bengkulu.

Sesi pemaparan diawali oleh Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), Prof. Dr. Suryani, M.Ag. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya penguatan keilmuan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, etika, serta kearifan lokal.
FUAD, kata dia, terus berkomitmen mencetak lulusan yang memiliki integritas, kompetensi, dan daya saing global melalui penguatan program studi di bidang Ushuluddin, Adab, dan Dakwah.
Pemaparan berikutnya disampaikan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Prof. Dr. Suwarjin, MA. Ia memperkenalkan arah pengembangan FEBI sekaligus menegaskan komitmen fakultas dalam mendampingi mahasiswa selama menjalani proses akademik dan pengembangan potensi diri.

Dengan mengusung tagline FEBI EKSIS yang merupakan singkatan dari Edukatif, Kreatif, Sportif, Islami, dan Santun, FEBI memiliki visi pengembangan hingga 2039 untuk menjadi pusat rujukan ekonomi dan bisnis Islam di Asia Tenggara.
Untuk mendukung visi tersebut, FEBI terus melakukan penguatan melalui penerapan Kurikulum 2026 berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan kapasitas laboratorium, serta pembinaan mahasiswa dan lulusan agar memiliki kompetensi serta daya saing yang tinggi.
Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah, Dr. Khairiah, M.Pd., memberikan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan, tata kelola hukum Islam, serta pentingnya menjunjung tinggi nilai keadilan dan kedisiplinan dalam kehidupan akademik.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu membangun karakter, memahami tanggung jawab sebagai bagian dari sivitas akademika, serta menerapkan nilai-nilai hukum dan keadilan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pengenalan fakultas kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari fakultas lainnya, termasuk Fakultas Tarbiyah dan Tadris (FTT). Setiap fakultas memperkenalkan karakteristik, program unggulan, layanan akademik, serta peluang pengembangan prestasi yang dapat dimanfaatkan mahasiswa selama menjalani pendidikan.
Melalui sesi ini, mahasiswa baru UIN FAS Bengkulu diharapkan tidak hanya mengenal fakultas dan program studi yang menjadi tempat mereka menimba ilmu, tetapi juga memahami arah pengembangan akademik dan berbagai peluang untuk mengembangkan potensi diri.
Pemaparan para dekan tersebut sekaligus menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan mahasiswa baru menghadapi dunia perkuliahan. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai lingkungan akademik dan visi fakultas, mahasiswa diharapkan mampu menjalani proses pendidikan secara aktif, disiplin, berintegritas, serta termotivasi untuk meraih prestasi sejak semester pertama.

