UINFASBengkulu — Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu kembali menorehkan prestasi dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara. Empat mahasiswa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu berhasil meraih Terbaik I Stand Program Kerja dalam rangkaian Seminar Ekspos Program Kerja sekaligus penutupan KKN Nusantara.
Prestasi tersebut diraih melalui program kerja penggalangan dana untuk mendukung perbaikan Sekolah Dasar (SD) Sal Wathon. Program ini mendapat apresiasi karena dinilai memiliki nilai kebermanfaatan bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan fasilitas pendidikan.

Empat mahasiswa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu yang mengikuti KKN Nusantara tersebut adalah Alisa Putri Lavnita, M. Nur Fatan ‘Azmi, Rafif Kalesa, dan M. Refki Furwanto. Keempatnya menjadi bagian dari peserta KKN Nusantara yang melaksanakan pengabdian secara langsung di tengah masyarakat.
KKN Nusantara menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan. Selain itu, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat serta memahami berbagai persoalan yang dihadapi di lokasi pengabdian.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dituntut mampu merancang dan menjalankan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu program yang kemudian mendapat perhatian adalah penggalangan dana untuk perbaikan SD Sal Wathon.

Program tersebut berangkat dari kepedulian mahasiswa terhadap kondisi sarana pendidikan. Melalui penggalangan dana, mahasiswa berupaya mengajak berbagai pihak untuk berkolaborasi dalam mendukung perbaikan fasilitas sekolah sehingga dapat menunjang proses pendidikan secara lebih baik.
Keberhasilan meraih Terbaik I Stand Program Kerja menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas, kerja sama, dan komitmen mahasiswa selama menjalankan pengabdian. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa program KKN dapat dirancang tidak sekadar sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga berorientasi pada kebutuhan dan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat.
Kegiatan Seminar Ekspos Program Kerja dan penutupan KKN Nusantara turut didampingi Kepala Pusat Pengabdian pada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Fatrima Santri Syafri, M.Pd. Mat. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari dukungan perguruan tinggi terhadap pelaksanaan program pengabdian mahasiswa.
Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. H. Khairudin, M.Ag., turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswa. Menurutnya, capaian tersebut merupakan bentuk kesungguhan, kreativitas, dan kerja keras mahasiswa dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
Program yang dijalankan mahasiswa juga dinilai sejalan dengan semangat perguruan tinggi untuk mendorong mahasiswa agar mampu memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membentuk mahasiswa yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kepedulian sosial dan kemampuan berkolaborasi.
Apresiasi serupa disampaikan Dr. Fatrima Santri Syafri, M.Pd. Mat. Ia menilai keberhasilan program kerja mahasiswa merupakan hasil dari proses perencanaan, kolaborasi, dan komitmen selama menjalankan KKN.
Menurutnya, pengalaman selama pengabdian dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk terus berkontribusi dan mengembangkan kepedulian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.
KKN Jadi Ruang Belajar dan Mengabdi
Mewakili peserta KKN Nusantara dari UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, M. Refki Furwanto menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa.
Selama berada di tengah masyarakat, mahasiswa tidak hanya belajar menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga belajar membangun komunikasi, bekerja sama, memahami kondisi masyarakat, serta mencari solusi terhadap berbagai persoalan secara bersama-sama.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Refki adalah ketika dirinya bersama rekan-rekan dapat terlibat langsung dalam program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya melalui penggalangan dana untuk membantu perbaikan SD Sal Wathon.
Menurutnya, penghargaan sebagai Terbaik I Stand Program Kerja menjadi kebanggaan tersendiri. Namun, lebih dari penghargaan tersebut, proses, pengalaman, dan kebersamaan selama menjalankan KKN menjadi bagian penting yang akan terus dikenang.
Refki juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan pendampingan selama kegiatan berlangsung, terutama UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, pendamping KKN, masyarakat, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program kerja.
Ia berharap semangat pengabdian yang diperoleh selama KKN tidak berhenti setelah mahasiswa kembali ke kampus. Nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat untuk memberikan manfaat kepada masyarakat diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Seminar Ekspos Program Kerja menjadi momentum bagi peserta KKN Nusantara untuk mempresentasikan berbagai program yang telah dilaksanakan selama masa pengabdian. Program-program tersebut menjadi gambaran kontribusi mahasiswa dalam merespons kebutuhan masyarakat di lokasi KKN.
Rangkaian KKN Nusantara kemudian dilanjutkan dengan agenda penarikan mahasiswa pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Penarikan tersebut menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa sekaligus menjadi momentum untuk membawa pengalaman dan pembelajaran selama berada di masyarakat kembali ke lingkungan kampus.
Prestasi Terbaik I Stand Program Kerja melalui program penggalangan dana untuk perbaikan SD Sal Wathon menjadi salah satu capaian membanggakan bagi mahasiswa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi dan program pengabdian yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Berakhirnya KKN Nusantara bukan berarti berakhir pula semangat pengabdian. Pengalaman selama berada di tengah masyarakat diharapkan mampu membentuk mahasiswa yang semakin peka terhadap persoalan sosial, memiliki kemampuan berkolaborasi, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat pada masa mendatang.

