You are currently viewing UIN FAS Bekali Mahasiswa Baru dengan Literasi Kesehatan Mental: “Beyond Surviving” untuk Tumbuh dan Menemukan Makna

UIN FAS Bekali Mahasiswa Baru dengan Literasi Kesehatan Mental: “Beyond Surviving” untuk Tumbuh dan Menemukan Makna

UINFASBengkulu – UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu (UIN FAS) membekali mahasiswa baru tahun akademik 2026 dengan pemahaman dan keterampilan dasar dalam menjaga kesehatan mental melalui kegiatan Bimbingan Teknis dan Orientasi Kesehatan Mental. Kegiatan yang diikuti sekitar 50 mahasiswa terpilih ini dilaksanakan di Gedung Jamaan Nur UIN FAS Bengkulu, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan mengusung tema “Beyond Surviving: Tumbuh, Beradaptasi, dan Menemukan Makna sebagai Mahasiswa.” Tema tersebut dipilih untuk mengajak mahasiswa baru tidak sekadar mampu bertahan menghadapi dinamika perkuliahan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk berkembang, beradaptasi, mengenali diri, serta menemukan makna dalam perjalanan akademik dan kehidupan kampus.

Kegiatan diawali dengan laporan panitia yang disampaikan oleh Muhamad Febrian Al-Amin, M.Psi., Psikolog, yang juga merupakan psikolog klinis UIN FAS. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala Pusat Kesehatan Klinik UIN FAS, Ilma Hamid, S.Kep. Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III UIN FAS Bengkulu, Dr. Rahmat Ramdhani, M.Sos.I.

Dalam sambutannya, Dr. Rahmat Ramdhani menekankan bahwa kesehatan mental merupakan bagian penting yang perlu diperhatikan mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan di perguruan tinggi.

 

“Menjadi mahasiswa bukan hanya tentang bagaimana kita bertahan menghadapi berbagai tuntutan akademik, tetapi juga bagaimana kita mampu tumbuh, beradaptasi, mengenali potensi diri, dan menemukan makna dari setiap proses yang kita jalani,” ujar Rahmat.

Menurutnya, mahasiswa baru akan menghadapi berbagai perubahan, mulai dari pola belajar, lingkungan pergaulan, tuntutan akademik hingga proses membangun kemandirian. Karena itu, kemampuan mengenali dan mengelola kondisi diri menjadi bekal penting selama menjalani kehidupan kampus.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak memahami pentingnya mengenal diri sendiri, membangun relasi yang sehat, menghadapi kegagalan, mengembangkan kemampuan, serta menemukan dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya UIN FAS Bengkulu melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) bersama Klinik Pratama UIN FAS untuk memberikan perhatian terhadap aspek kesehatan mahasiswa, termasuk kesehatan mental.

Klinik Pratama UIN FAS juga diharapkan menjadi ruang dukungan bagi mahasiswa ketika menghadapi berbagai persoalan kesehatan. Dengan adanya layanan tersebut, mahasiswa tidak perlu menghadapi persoalan seorang diri, tetapi dapat mencari bantuan dan dukungan yang tepat.

Melalui orientasi ini, UIN FAS Bengkulu menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga mendukung pertumbuhan pribadi dan kesejahteraan mahasiswa secara menyeluruh.