You are currently viewing FTT UIN FAS Bengkulu Perkuat Kompetensi Dosen melalui Pengembangan RPS Berbasis OBE

FTT UIN FAS Bengkulu Perkuat Kompetensi Dosen melalui Pengembangan RPS Berbasis OBE

UINFASBengkulu — Fakultas Tarbiyah dan Tadris (FTT) Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu terus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran melalui penguatan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Penguatan Kurikulum dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang dilaksanakan secara daring, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) FTT UIN FAS Bengkulu tersebut bertujuan meningkatkan wawasan dan pengetahuan dosen serta tenaga kependidikan dalam mengembangkan kurikulum dan RPS yang berorientasi pada capaian pembelajaran. Hal tersebut juga tercantum dalam surat permohonan narasumber kegiatan yang ditujukan kepada Dr. Veri Setiawan, M.Pd., Dosen Pendidikan Sejarah UNTIRTA.

Kegiatan dibuka oleh Dekan FTT UIN FAS Bengkulu, Dr. Khairiah, M.Pd., dan dihadiri jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan FTT.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan pemahaman mengenai pengembangan kurikulum dan penyusunan RPS berbasis OBE, sehingga proses pembelajaran dapat dirancang secara lebih terarah dengan memperhatikan capaian pembelajaran yang harus diperoleh mahasiswa.

Dekan FTT UIN FAS Bengkulu, Dr. Khairiah, M.Pd., menegaskan bahwa penguatan kurikulum dan RPS merupakan bagian penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran di lingkungan perguruan tinggi.

“Penguatan kurikulum dan RPS berbasis OBE menjadi langkah penting untuk memastikan proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada materi yang disampaikan, tetapi juga pada capaian dan kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa. Karena itu, dosen perlu terus meningkatkan wawasan dan kompetensinya agar pembelajaran semakin relevan dengan kebutuhan mahasiswa dan perkembangan zaman,” ujar Khairiah.

Menurutnya, peningkatan kualitas pembelajaran membutuhkan komitmen bersama dari seluruh sivitas akademika. Dosen sebagai pengampu pembelajaran memiliki peran strategis dalam menerjemahkan kurikulum ke dalam proses pembelajaran yang terukur, sistematis, dan berorientasi pada capaian mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, FTT UIN FAS Bengkulu berharap dosen dan tenaga kependidikan memiliki pemahaman yang semakin kuat mengenai implementasi kurikulum berbasis OBE serta mampu mendukung peningkatan mutu akademik di masing-masing program studi.

Kegiatan penguatan kurikulum dan RPS tersebut menjadi bagian dari upaya FTT UIN FAS Bengkulu untuk terus melakukan pengembangan pembelajaran yang adaptif, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan.