UINFASBengkulu – Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Tadris (FTT) Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu kembali menghadirkan Competition of Mathematics VII (COMATH VII) sebagai ruang kompetisi sekaligus pembelajaran bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis, kreatif, dan kompetitif melalui matematika.

Mengusung tema “Dari Angka Menjadi Makna: Membangun Generasi Cerdas, Kreatif, dan Kompetitif Melalui Matematika”, COMATH VII digelar di Gedung Serba Guna (GSG) UIN FAS Bengkulu, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Tadris Matematika bersama Himpunan Mahasiswa Program Studi Tadris Matematika (HMPS-MATH) FTT UIN FAS Bengkulu tersebut melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan. Kompetisi untuk tingkat SD/MI dan SMP/MTs diperuntukkan bagi peserta se-Kota Bengkulu, sedangkan tingkat SMA/MA diikuti peserta dari seluruh Provinsi Bengkulu.
Tidak hanya menyasar pelajar, COMATH VII juga memberikan ruang kompetisi bagi mahasiswa melalui sejumlah kategori, di antaranya Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), media pembelajaran, dan poster yang dilaksanakan dalam skala nasional. Hal ini memperluas cakupan COMATH VII sebagai ajang akademik yang mempertemukan peserta dari berbagai jenjang dan wilayah.

Pembukaan COMATH VII dilakukan langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Tadris UIN FAS Bengkulu, Dr. Khairiah, M.Pd., didampingi para Wakil Dekan FTT. Kehadiran jajaran pimpinan fakultas tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan akademik dan kompetisi mahasiswa yang melibatkan peserta dari berbagai satuan pendidikan.
COMATH VII adalah kegiatan tahunan Program Studi Tadris Matematika yang melibatkan sekolah/madrasah tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA di Provinsi Bengkulu serta perguruan tinggi se-Indonesia.
Melalui COMATH VII, matematika tidak hanya ditempatkan sebagai mata pelajaran yang berkaitan dengan angka dan perhitungan, tetapi juga sebagai sarana untuk melatih kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, mengembangkan kreativitas, serta membangun keberanian berkompetisi.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat peran Program Studi Tadris Matematika FTT UIN FAS Bengkulu dalam membangun jejaring akademik dengan sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi melalui kegiatan kompetitif dan edukatif.
“COMATH VII bukan sekadar ajang untuk mencari siapa yang paling unggul dalam menyelesaikan persoalan matematika. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk melatih cara berpikir, kreativitas, keberanian, dan kemampuan memecahkan masalah. Kami berharap melalui kegiatan ini lahir generasi yang mampu menjadikan matematika bukan hanya sebagai angka, tetapi sebagai bagian dari proses membangun kecerdasan dan menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ujar Dr. Khairiah, M.Pd.
Dengan mengusung semangat “Dari Angka Menjadi Makna”, COMATH VII VII diharapkan terus berkembang menjadi agenda akademik yang mampu memberikan pengalaman kompetitif sekaligus inspiratif bagi pelajar dan mahasiswa, serta memperkuat eksistensi Tadris Matematika UIN FAS Bengkulu dalam pengembangan pendidikan matematika.

