UINFAS Bengkulu – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membuka peluang baru dalam dunia pendidikan, mulai dari pengembangan kreativitas hingga penulisan akademik. Untuk memperluas wawasan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi digital, Habib Al Farih, mahasiswa magang dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), berbagi pengetahuan tentang pemanfaatan AI kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran interaktif bagi mahasiswa untuk mengenal konsep dasar AI sekaligus memahami penerapannya dalam mendukung proses pembelajaran bahasa Inggris. Melalui pemaparan materi dan demonstrasi langsung, mahasiswa diperkenalkan pada berbagai fitur AI yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan akademik secara kreatif dan efektif.
Salah satu materi yang menarik perhatian peserta adalah demonstrasi penggunaan AI untuk menghasilkan gambar berdasarkan instruksi atau prompt yang diberikan pengguna. Dalam sesi ini, mahasiswa mempelajari pentingnya menyusun instruksi secara jelas, spesifik, dan terarah agar hasil yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan penggunaannya.
Selain pengolahan gambar, Habib juga memperkenalkan pemanfaatan Claude AI untuk membantu penyusunan draf artikel akademik berbahasa Inggris. Demonstrasi tersebut meliputi penyusunan struktur artikel, pengembangan gagasan, serta penyempurnaan kualitas tulisan. Mahasiswa juga diingatkan mengenai pentingnya memeriksa keakuratan informasi dan validitas referensi agar karya ilmiah yang dihasilkan tetap memenuhi standar akademik.
Dalam pemaparannya, Habib menekankan bahwa kehadiran AI perlu disikapi sebagai sarana pendukung pembelajaran, bukan sebagai pengganti kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kemandirian mahasiswa. Penggunaan teknologi ini harus diimbangi dengan sikap selektif, etis, dan bertanggung jawab, terutama dalam penyusunan tugas maupun karya ilmiah.
Bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, pemanfaatan AI secara tepat dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengembangkan keterampilan berbahasa, mengeksplorasi ide, serta meningkatkan kemampuan menulis akademik. Namun, setiap hasil yang diperoleh melalui bantuan AI tetap perlu ditelaah, diverifikasi, dan disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran.
Melalui kegiatan berbagi pengetahuan ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami peluang dan tantangan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan. Pertukaran wawasan yang melibatkan mahasiswa magang dari UTHM ini juga menjadi kesempatan untuk memperluas perspektif mengenai perkembangan teknologi digital dalam lingkungan akademik.
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu terus mendorong mahasiswa agar adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki keterampilan digital yang memadai, serta mampu memanfaatkan inovasi secara bijak untuk mendukung pembelajaran yang kreatif, efektif, dan berintegritas.

