You are currently viewing FTT UIN FAS Bengkulu Perkuat Kompetensi Dosen, Bidik Standar Akademik Kelas Dunia

FTT UIN FAS Bengkulu Perkuat Kompetensi Dosen, Bidik Standar Akademik Kelas Dunia

UINFASBengkulu — Fakultas Tarbiyah dan Tadris (FTT) Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu terus memperkuat kualitas sumber daya akademik melalui Workshop Peningkatan Mutu Dosen bertema “From Good Lecturer to Great Academic Leader: Strategi Peningkatan Mutu Dosen Menuju World Class University.” Kegiatan ini menghadirkan dua akademisi, yakni Prof. Dr. Sudarwan Danim, M.Pd. dari Universitas Bengkulu dan Asst. Prof. Pensri Panich dari Walailak University, Thailand.

Dalam pemaparannya, Prof. Sudarwan Danim menekankan pentingnya transformasi pembelajaran melalui penguatan kompetensi pedagogik, pemanfaatan teknologi, evaluasi pembelajaran, serta integrasi riset dalam proses perkuliahan. Menurutnya, pengembangan kompetensi dosen harus menjadi proses berkelanjutan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran dan pencapaian keunggulan institusi.

Peningkatan mutu dosen tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi perkuliahan, tetapi juga kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, menerapkan metode pembelajaran inovatif, serta menghubungkan hasil penelitian dengan kebutuhan pembelajaran. Dengan demikian, dosen diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas lulusan.

Sementara itu, Asst. Prof. Pensri Panich berbagi pengalaman Walailak University, Thailand, dalam membangun keunggulan akademik berdaya saing global. Ia memaparkan berbagai upaya yang dilakukan melalui pengembangan kompetensi dosen, peningkatan kualitas pembelajaran dan riset, serta penguatan jejaring internasional.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan program study abroad yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung di negara tujuan. Program ini dinilai dapat membantu mahasiswa meningkatkan kompetensi bahasa, memperluas pemahaman lintas budaya, membangun kemandirian, serta mengembangkan kemampuan komunikasi dalam lingkungan internasional.

Ia menegaskan bahwa reputasi perguruan tinggi di tingkat global tidak cukup dibangun melalui pencapaian peringkat atau banyaknya kerja sama formal. Lebih dari itu, diperlukan sistem akademik yang terintegrasi, kolaborasi yang menghasilkan dampak nyata, serta kontribusi berkelanjutan bagi masyarakat.

Dekan FTT UIN FAS Bengkulu, Dr. Hj. Khairiah, M.Pd., menyampaikan bahwa workshop tersebut merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dosen. Melalui kegiatan ini, para dosen diharapkan memperoleh wawasan baru yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia juga berharap kegiatan ini dapat mendorong lahirnya inovasi pembelajaran, memperluas kolaborasi akademik, serta meningkatkan kesiapan dosen FTT dalam menghadapi dinamika dan tantangan pendidikan tinggi. Dengan kompetensi yang semakin kuat, dosen diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan fakultas dan peningkatan daya saing institusi.

Workshop ini menjadi momentum bagi FTT UIN FAS Bengkulu untuk memperkuat budaya akademik yang berorientasi pada mutu, inovasi, dan kolaborasi global. Pengembangan kapasitas dosen, peningkatan kualitas riset dan pembelajaran, serta perluasan jejaring internasional menjadi langkah strategis dalam membangun fondasi menuju World Class University.

Melalui upaya berkelanjutan tersebut, FTT UIN FAS Bengkulu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, menghasilkan lulusan yang kompeten, serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat di tingkat nasional maupun internasional.