You are currently viewing Rektor dan Kabag Umum UINFAS Bengkulu Hadiri Taklimat Presiden di Istana Negara Bahas Arah Pendidikan Indonesia

Rektor dan Kabag Umum UINFAS Bengkulu Hadiri Taklimat Presiden di Istana Negara Bahas Arah Pendidikan Indonesia

Jakarta — Rektor Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UINFAS) Bengkulu, Prof. Dr. KH. Zulkarnain, M.Pd, bersama Kepala Bagian Umum Dr. Sri Ihsan, S.Pd.I., M.Pd.I, menghadiri Taklimat Presiden Republik Indonesia yang diselenggarakan di Istana Negara. Kegiatan ini menjadi forum strategis yang membahas arah dan kebijakan pendidikan Indonesia ke depan.

Taklimat Presiden yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tersebut diikuti oleh para pimpinan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia. Forum ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah dan institusi pendidikan tinggi dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing global.

Dalam konteks ini, Presiden menekankan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai pusat produksi pengetahuan dan kebijakan strategis. Presiden mengingatkan agar kalangan akademisi tidak terjebak pada rutinitas mengajar dan meneliti semata tanpa membaca serta merespons perubahan geopolitik global yang terus berkembang.

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa Indonesia harus diposisikan sebagai brain country, yakni bangsa yang cerdas dalam membaca, memahami, dan merespons dinamika global. Menurutnya, kekuatan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi terutama oleh kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan melalui sistem pendidikan yang kuat, adaptif, dan visioner.

Arahan Presiden tersebut sejalan dengan komitmen UINFAS Bengkulu dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan dan pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang berorientasi pada kebutuhan bangsa dan tantangan global. Kehadiran Rektor dan Kabag Umum UINFAS Bengkulu dalam forum kenegaraan ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan serta program strategis kampus yang selaras dengan arah pembangunan pendidikan nasional.

Taklimat Presiden ini menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi untuk memperkuat kolaborasi, inovasi, serta kontribusi nyata dalam mencetak generasi unggul yang mampu membawa Indonesia menuju kemajuan dan kemandirian di masa depan.