You are currently viewing UINFAS Bengkulu Terima Kunjungan UIN Raden Fatah Palembang dalam Sosialisasi Wakaf UNI2025 dan Benchmarking Zakat Wakaf

UINFAS Bengkulu Terima Kunjungan UIN Raden Fatah Palembang dalam Sosialisasi Wakaf UNI2025 dan Benchmarking Zakat Wakaf

UINFASBengkulu — Dalam rangka sosialisasi penerimaan mahasiswa baru melalui program Wakaf UNI2025 sekaligus benchmarking pengelolaan zakat dan wakaf, UIN Fatmawati Sukarno (UINFAS) Bengkulu menerima kunjungan dari UIN Raden Fatah Palembang. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Senat Lantai 3 Gedung Rektorat UINFAS Bengkulu, Jumat (9/1/2026).

Tim dari UIN Raden Fatah Palembang terdiri atas Dewan Pengawas Syariah Muhammad Alfan Jamil, MRKH, Ketua Dewan Pelaksana Zulfikri, SE., MM, Sekretaris Dewan Pelaksana Ria Agustina, Lc., M.A., Ph.D., beserta jajaran. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Wakil Rektor II UINFAS Bengkulu Prof. Dr. H. Zubaedi, M.Pd., Wakil Rektor III Dr. Hj. Fatimah, MA., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik Dr. Sri Ihsan, M.Pd., Kepala LPM Prof. Dr. Asnaini, MA., serta Bagian Perencanaan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Dewan Pelaksana UIN Raden Fatah Palembang, Ria Agustina, menyampaikan harapannya agar UINFAS Bengkulu dapat berbagi pengalaman, khususnya dalam pengelolaan keuangan, zakat, dan wakaf.

“Kepada Bapak Wakil Rektor II, kami mohon dengan sangat kiranya dapat memberikan arahan dan pelajaran terkait pengelolaan keuangan. Kami juga ingin belajar secara langsung mengenai pengelolaan zakat dan wakaf yang diterapkan di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu,” ujar Ria Agustina.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor II UINFAS Bengkulu, Prof. Dr. H. Zubaedi, M.Pd., menyampaikan bahwa UIN Raden Fatah Palembang memiliki peran historis yang penting bagi UINFAS Bengkulu.

“Kami menganggap UIN Raden Fatah Palembang sebagai kakak tertua kami. Dahulu, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu merupakan bagian dari UIN Raden Fatah Palembang. Saat ini, kami memang belum membentuk badan wakaf, dan baru memiliki Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Alhamdulillah, perolehan zakat kami tertinggi di Provinsi Bengkulu, meskipun masih belum sebanding dengan capaian UIN Raden Fatah Palembang yang telah menembus angka satu miliar rupiah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Zubaedi menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini. Kehadiran Bapak dan Ibu merupakan bentuk penghargaan bagi sivitas akademika UINFAS Bengkulu. Kami juga terus belajar dari UIN Raden Fatah Palembang, khususnya dalam pengelolaan zakat dan wakaf,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UINFAS Bengkulu, Dr. Hj. Fatimah, MA., menegaskan bahwa keberadaan UPZ di lingkungan kampus merupakan wujud implementasi kerja sama kelembagaan.

“UPZ di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu merupakan bentuk implementasi dari Nota Kesepahaman (MoU) antara UINFAS Bengkulu dengan BAZNAS Provinsi Bengkulu,” ungkapnya.

Usai kegiatan diskusi dan benchmarking, tim dari UIN Raden Fatah Palembang juga menyempatkan diri berkeliling untuk melihat langsung lingkungan dan fasilitas yang ada di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.