You are currently viewing 1.383 Mahasiswa Baru UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Ikuti Tes Baca Al-Qur’an, Perkuat Program Kampus Bebas Buta Aksara Qur’ani

1.383 Mahasiswa Baru UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Ikuti Tes Baca Al-Qur’an, Perkuat Program Kampus Bebas Buta Aksara Qur’ani

UINFASBengkulu — Sebanyak 1.383 mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu mengikuti Tes Baca Al-Qur’an pada 21 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penerimaan mahasiswa baru sekaligus langkah awal universitas dalam memetakan kemampuan membaca Al-Qur’an mahasiswa.

Tes Baca Al-Qur’an ini merupakan bagian dari program kerja prioritas Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu periode 2026–2030, yakni pengentasan buta aksara Al-Qur’an di kalangan mahasiswa. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat budaya Qur’ani di lingkungan kampus serta memastikan mahasiswa memiliki kemampuan dasar membaca Al-Qur’an dengan baik.

Pelaksanaan kegiatan berada di bawah koordinasi UPT Studi Qur’an dan Ibadah Kemasyarakatan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Unit tersebut bertanggung jawab mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari persiapan peserta, pengaturan teknis, hingga pelaksanaan dan penilaian tes.

Untuk memastikan kegiatan berjalan efektif dan tertib, sebanyak 25 penguji dilibatkan dalam proses penilaian kemampuan membaca Al-Qur’an. Selain itu, 25 pendamping turut bertugas membantu pengaturan teknis, mendampingi mahasiswa, serta memastikan seluruh rangkaian tes berlangsung sesuai dengan ketentuan.

Dengan jumlah peserta mencapai 1.383 mahasiswa, pelaksanaan tes dilakukan secara terkoordinasi dan bergiliran. Setiap mahasiswa mengikuti tes secara langsung di hadapan penguji dengan aspek penilaian yang berfokus pada kemampuan membaca Al-Qur’an.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana evaluasi awal kemampuan keagamaan mahasiswa, tetapi juga merupakan bagian dari upaya UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu membangun karakter mahasiswa yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Hasil pemetaan kemampuan membaca Al-Qur’an diharapkan dapat menjadi dasar bagi universitas dalam menyusun program pembinaan dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi akademik sesuai dengan bidang keilmuannya, tetapi juga kemampuan keagamaan yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat.

Pelaksanaan Tes Baca Al-Qur’an bagi mahasiswa baru ini sekaligus menegaskan arah pengembangan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu pada periode 2026–2030. Melalui program tersebut, kampus berupaya membangun lingkungan pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai Qur’ani dan keislaman.

Langkah ini diharapkan menjadi fondasi bagi terbentuknya generasi mahasiswa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu yang memiliki kemampuan akademik, karakter, serta literasi Al-Qur’an yang memadai sebagai bekal menghadapi kehidupan akademik dan sosial di tengah masyarakat.