Wadek III FTT UINFAS Bengkulu: Mahasiswa Harus Seimbang Akademik, Organisasi, dan Kewirausahaan

UINFAS Bengkulu – Fakultas Tarbiyah dan Tadris Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu menggelar kegiatan Upgrading Tadris Bahasa Indonesia sebagai upaya peningkatan kapasitas akademik dan organisasi mahasiswa. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

 

Dalam sambutannya, Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Tadris, Dr. Adi Saputra, menegaskan bahwa kegiatan upgrading tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga pembentukan karakter dan integritas mahasiswa.

Ia menekankan bahwa mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia harus mampu meningkatkan keterampilan (skill upgrading) secara berkelanjutan, tanpa mengabaikan keberhasilan akademik maupun non-akademik.

“Mahasiswa harus mampu menyeimbangkan kesuksesan akademik dan non-akademik. Upgrading ini menjadi langkah penting agar mahasiswa memiliki kompetensi yang utuh, baik dalam keilmuan maupun pengembangan diri,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mendorong organisasi mahasiswa seperti Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) dan sanggar untuk terus berkembang secara inovatif. Salah satu langkah strategis yang dianjurkan adalah membangun “rumah jurnal” sebagai wadah publikasi karya ilmiah mahasiswa.

“HMPS dan sanggar diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan rutin, tetapi juga mampu memiliki rumah jurnal sebagai ruang intelektual mahasiswa. Selain itu, mahasiswa juga perlu mulai bergerak di bidang kewirausahaan sebagai bekal kemandirian,” tambahnya.

Selain aspek akademik dan kewirausahaan, Dr. Adi Saputra juga mengingatkan pentingnya penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, mahasiswa harus memiliki pemahaman ibadah yang baik serta mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sosial.

“Penguatan ilmu ibadah dan keterlibatan dalam masyarakat harus tetap menjadi perhatian utama, dengan tetap menjunjung tinggi integritas sebagai mahasiswa UIN,” tegasnya.

Kegiatan Upgrading Tadris Bahasa Indonesia ini diharapkan mampu mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, inovatif, dan berdaya saing, serta memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai keislaman dan kemasyarakatan.