UINFASBengkulu – Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Sebanyak empat dosen terbaik kampus tersebut resmi ditetapkan sebagai Reviewer Nasional Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit (BIB) Tahun 2026 berdasarkan Surat Keputusan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor 121 Tahun 2026 tentang Penetapan Reviewer Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit (BIB) Tahun 2026.
Kepercayaan yang diberikan Kementerian Agama Republik Indonesia ini menjadi bukti atas kompetensi akademik, rekam jejak penelitian, serta integritas para dosen UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam mendukung peningkatan mutu riset nasional.

Adapun empat dosen UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu yang ditetapkan sebagai reviewer nasional tersebut adalah:
- Riswanto, Ph.D.
- Andang Sunarto, Ph.D.
- Alfauzan Amin, M.Ag.
- Alimni, M.Ag.
Penetapan reviewer nasional ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam menjaga kualitas, objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas proses seleksi proposal maupun evaluasi laporan penelitian pada Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit (BIB), yang didukung melalui skema pendanaan MORA The AIR Funds LPDP Kementerian Agama Tahun 2026.
Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. Khairudin, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para dosen yang telah memperoleh amanah sebagai reviewer nasional.
“Saya mengucapkan selamat kepada Prof. Riswanto, Prof. Andang Sunarto, Prof. Alfauzan Amin, dan Dr. Alimni atas kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai Reviewer Nasional Program Riset Indonesia Bangkit Tahun 2026. Penetapan ini merupakan pengakuan atas kapasitas akademik, pengalaman riset, serta integritas yang dimiliki para dosen UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Kami berharap amanah ini dapat dijalankan secara profesional dan menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah,” ujar Rektor.
Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya reputasi akademik UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu di tingkat nasional.
“UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu terus berkomitmen membangun ekosistem riset yang unggul, kolaboratif, dan berdampak. Semakin banyak dosen yang dipercaya menjadi reviewer nasional maupun memperoleh hibah penelitian, maka semakin kuat kontribusi kampus ini dalam menghasilkan inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tambahnya.
Keberhasilan empat dosen tersebut semakin memperkuat posisi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang terus berkembang dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah. Melalui keterlibatan dosennya sebagai reviewer nasional, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu diharapkan dapat memberikan kontribusi strategis dalam memastikan kualitas penelitian yang didanai pemerintah sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan Indonesia.
Prestasi ini juga menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas riset, memperluas jejaring kolaborasi, serta memperkuat budaya akademik yang berorientasi pada keunggulan, inovasi, dan kemanfaatan bagi masyarakat.

