You are currently viewing PBAK UIN FAS Bengkulu 2026, Membentuk Generasi Qur’ani Berwawasan Ekoteologi

PBAK UIN FAS Bengkulu 2026, Membentuk Generasi Qur’ani Berwawasan Ekoteologi

UINFASBengkulu — Pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu tahun 2026 diawali dengan pembacaan Al-Qur’an dan zikir. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus memperkuat kecintaan mahasiswa baru terhadap Al-Qur’an.

Kegiatan PBAK tahun ini mengusung tema “Membentuk Generasi Qur’ani Berwawasan Ekoteologi.” Tema tersebut menjadi pijakan dalam membangun karakter mahasiswa yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan pemahaman keagamaan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dr. Wira Hadi Kusuma, M.S.I., selaku Ketua Panitia dari unsur dosen. Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa PBAK bukan sekadar agenda pengenalan kampus, tetapi juga menjadi ruang awal untuk membentuk karakter mahasiswa.

Menurutnya, tema “Membentuk Generasi Qur’ani Berwawasan Ekoteologi” mengandung pesan penting agar mahasiswa menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam membangun kehidupan yang berilmu, berakhlak, sekaligus memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

“Generasi Qur’ani tidak hanya dekat dengan Al-Qur’an dalam hal membaca, tetapi juga mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan, termasuk dalam menjaga dan merawat lingkungan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Turut hadir Dr. Rahmat Ramdhani, M.Sos.I., selaku penanggung jawab kegiatan sekaligus Wakil Rektor III UIN FAS Bengkulu. Dalam pesannya, ia memberikan penekanan kepada mahasiswa baru agar menjadikan PBAK sebagai langkah awal untuk membangun sikap disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat belajar yang kuat.

Ia juga mengingatkan bahwa menjadi mahasiswa bukan hanya tentang memperoleh gelar akademik, tetapi juga tentang membentuk karakter dan meningkatkan kapasitas diri. Mahasiswa UIN FAS Bengkulu diharapkan mampu menjaga integritas, menghormati sesama, serta membawa nilai-nilai Islam dalam kehidupan akademik maupun kehidupan bermasyarakat.

“Mahasiswa harus mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Nilai-nilai Qur’ani harus menjadi pedoman dalam setiap aktivitas, sehingga ilmu yang diperoleh di kampus memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesan Wakil Rektor III tersebut.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, pembacaan Al-Qur’an dan zikir dipandu oleh Hamidatussolihah, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), serta Elsa Tri Wulan Ningrum, mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Suasana khidmat mewarnai kegiatan sebagai pembuka rangkaian PBAK 2026.

Selanjutnya, mahasiswa mendapatkan penguatan mengenai pentingnya mencintai Al-Qur’an yang disampaikan oleh Hidayaturrahman, M.Pd.I., selaku Kepala Pusat Studi Al-Qur’an dan Ibadah Kemasyarakatan UIN FAS Bengkulu.

Materi tersebut menekankan bahwa kecintaan kepada Al-Qur’an perlu diwujudkan melalui kebiasaan membaca, memahami, menghayati, dan mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Al-Qur’an tidak hanya menjadi bacaan, tetapi juga menjadi pedoman dalam membangun sikap dan perilaku mahasiswa.

Hadir pula Agung Cucu Purnawirawan, M.H.I., selaku Ketua Bidang Kedisiplinan pada Panitia PBAK 2026. Kehadirannya memperkuat aspek kedisiplinan dalam pelaksanaan kegiatan sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun budaya tertib dan bertanggung jawab di kalangan mahasiswa baru.

Rangkaian pembukaan PBAK 2026 ini menjadi awal bagi mahasiswa baru UIN FAS Bengkulu untuk mengenal kehidupan akademik dan kemahasiswaan sekaligus memperkuat fondasi spiritual. Melalui tema “Membentuk Generasi Qur’ani Berwawasan Ekoteologi,” mahasiswa diharapkan tumbuh sebagai generasi yang dekat dengan Al-Qur’an, unggul dalam keilmuan, berakhlak mulia, serta memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan dan keberlangsungan kehidupan.

Dengan demikian, PBAK UIN FAS Bengkulu 2026 tidak hanya menjadi pintu masuk bagi mahasiswa dalam mengenal dunia kampus, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan visi besar: membangun generasi Qur’ani yang berilmu, berkarakter, dan peduli terhadap kelestarian bumi.