You are currently viewing Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Luncurkan Desa Binaan di Seluma, Perkuat Literasi Hukum dan Akses Pendidikan

Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Luncurkan Desa Binaan di Seluma, Perkuat Literasi Hukum dan Akses Pendidikan

UINFASBengkulu – Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu resmi meluncurkan Program Desa Binaan di Desa Sido Sari, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, Rabu (10/6/2026). Program ini menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat melalui pembinaan dan pendampingan desa secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Sukaraja Ponimin, S.E., Kepala Desa Sido Sari Sumardi, Ketua DPD, tokoh masyarakat, serta warga Desa Sido Sari yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias.

Adapun agenda yang dilaksanakan meliputi launching Desa Binaan Fakultas Syariah, penandatanganan perjanjian kerja sama, sosialisasi Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, penyuluhan hukum Islam kontemporer, serta kegiatan penghijauan melalui penanaman bibit buah-buahan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. Iim Fahimah, Lc., M.A., Wakil Dekan I Dr. Zurifah Nurdin, M.Ag., Wakil Dekan II Dr. Rozian Karnedi, M.Ag., serta Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni Dr. Wery Gusmansyah, M.H. Hadir pula para koordinator program studi Hukum Keluarga Islam, Hukum Ekonomi Syariah, dan Hukum Tata Negara, para dosen, serta pengurus Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) Fakultas Syariah.

Kepala Desa Sido Sari, Sumardi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu yang telah memilih desanya sebagai desa binaan. Menurutnya, program tersebut memiliki makna istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Desa Sido Sari ke-22.

“Pelaksanaan kegiatan Desa Binaan ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Desa Sido Sari karena bertepatan dengan Hari Jadi Desa yang ke-22. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat besar bagi kemajuan masyarakat desa,” ujar Sumardi.

Sebagai bentuk rasa syukur atas hari jadi desa, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pimpinan Fakultas Syariah, dosen, mahasiswa, dan masyarakat setempat.

Pada sesi sosialisasi Fakultas Syariah, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni, Dr. Wery Gusmansyah, M.H., menyampaikan informasi terkait penerimaan mahasiswa baru UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Tahun Akademik 2026/2027.

Ia menjelaskan bahwa setelah pelaksanaan seleksi melalui jalur SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu masih membuka penerimaan mahasiswa baru melalui Jalur Mandiri yang diselenggarakan oleh universitas.

“Bagi para siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, khususnya di Fakultas Syariah, kami sangat mengharapkan untuk bergabung bersama kami. Fakultas Syariah memiliki prospek lulusan yang sangat luas, mulai dari hakim, panitera, advokat, praktisi hukum, mediator, penghulu, aparatur sipil negara, hingga berbagai profesi lainnya yang berkaitan dengan bidang hukum dan keislaman,” jelas Dr. Wery Gusmansyah.

Ia juga menyampaikan bahwa mahasiswa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu berkesempatan memperoleh berbagai program beasiswa, seperti KIP Kuliah, Beasiswa Bank Indonesia, Beasiswa BAZNAS, Beasiswa PLN, serta sejumlah beasiswa lainnya bagi mahasiswa berprestasi maupun yang membutuhkan dukungan pembiayaan pendidikan.

Selain itu, Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah telah meraih Akreditasi Unggul. Capaian tersebut membuka peluang yang lebih besar bagi mahasiswa untuk memperoleh berbagai program bantuan dan beasiswa dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

Sementara itu, dalam sesi Penyuluhan Hukum Islam Kontemporer, Dekan Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. Iim Fahimah, Lc., M.A., menyampaikan materi mengenai hukum kewarisan di Indonesia. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai aspek hukum waris yang berlaku di Indonesia, baik yang bersumber dari hukum Islam maupun regulasi nasional yang menjadi pedoman dalam penyelesaian perkara kewarisan.

Materi tersebut mendapat perhatian besar dari masyarakat. Hal itu terlihat dari antusiasme peserta yang aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait pembagian warisan, hak ahli waris, hingga penyelesaian sengketa waris yang kerap terjadi di tengah masyarakat.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta mengikuti penanaman bibit buah-buahan sebagai bagian dari program penghijauan dan pelestarian lingkungan. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta membangun desa yang lebih hijau dan produktif.

Melalui Program Desa Binaan ini, Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu berharap dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran hukum, memperluas akses pendidikan tinggi, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang religius, berdaya, dan sejahtera.