UINFASBengkulu — Dosen Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Pendidikan Kewarganegaraan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menggelar Kuliah Umum/Kuliah Tamu bertema “Pemilih Muda Cerdas, Pemilu Berintegritas”, Rabu (7/10/2026). Kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi mahasiswa untuk meningkatkan literasi politik, memahami etika digital, serta membangun kesadaran akan pentingnya partisipasi dalam menjaga kualitas demokrasi.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Kuliah Terpadu UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu tersebut menghadirkan dua narasumber dari lembaga penyelenggara pemilu, yakni Anggota KPU Provinsi Bengkulu Sarjan Efendi, S.E., M.Ak., dan Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu Fahamsyah, S.Pd.I., M.Pd.
Dalam pemaparannya, Sarjan Efendi mengangkat materi “Literasi Pemilu, Etika Digital, dan Pemilih Kritis Bebas Hoaks.” Ia memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya kemampuan memilah dan memverifikasi informasi politik di tengah derasnya arus informasi digital.
Mahasiswa didorong untuk tidak menjadi konsumen informasi yang pasif, tetapi mampu bersikap kritis dan rasional dalam menerima berbagai informasi politik. Kemampuan mengenali informasi palsu, memeriksa sumber informasi, serta tidak mudah terpengaruh hoaks dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kualitas pemilih muda.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu Fahamsyah menyampaikan materi “Peran Pemilih Muda dalam Mewujudkan Pemilu Berintegritas melalui Pengawasan Partisipatif.” Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, dalam mengawal proses demokrasi.
Melalui pengawasan partisipatif, mahasiswa diharapkan tidak hanya menggunakan hak pilih, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap proses penyelenggaraan pemilu agar berlangsung secara jujur, adil, transparan, dan berintegritas.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti mahasiswa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu bersama civitas akademika. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi pemaparan materi dan diskusi yang membahas berbagai persoalan terkait pemilu, informasi digital, serta peran generasi muda dalam kehidupan demokrasi.
Kuliah tamu ini menjadi bagian penting dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai demokrasi dan sistem politik, tetapi juga mendapatkan perspektif praktis langsung dari penyelenggara pemilu.
Melalui kegiatan tersebut, dosen MKWU Pendidikan Kewarganegaraan berharap mahasiswa mampu menjadi pemilih muda yang cerdas, kritis, bertanggung jawab, serta memiliki etika dalam bermedia digital. Mahasiswa juga diharapkan aktif mengambil bagian dalam kehidupan demokrasi dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran dan integritas.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan, integritas, dan tanggung jawab sebagai warga negara.
Semangat “Pemilih Muda Cerdas, Pemilu Berintegritas” diharapkan tidak berhenti sebagai tema kegiatan, tetapi menjadi kesadaran yang diwujudkan mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

