You are currently viewing ICET 2026 UIN FAS Bengkulu Hadirkan Akademisi dari 10 Negara, Perkuat Kolaborasi Pendidikan Global

ICET 2026 UIN FAS Bengkulu Hadirkan Akademisi dari 10 Negara, Perkuat Kolaborasi Pendidikan Global

UINFASBengkulu – Fakultas Tarbiyah dan Tadris (FTT) Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu menyelenggarakan International Conference on Education and Teaching (ICET) 2026 dengan menghadirkan akademisi dari 10 negara. Mengusung tema “Transforming Education for Sustainable Futures”, konferensi internasional ini menjadi wadah pertukaran gagasan, hasil penelitian, dan inovasi pembelajaran untuk mendorong transformasi pendidikan yang berkelanjutan.

Akademisi yang berpartisipasi dalam ICET 2026 berasal dari Indonesia, Pakistan, Bangladesh, India, Kenya, Mesir, Gambia, Azerbaijan, Thailand, dan Jepang. Keikutsertaan peserta dari berbagai negara tersebut memperluas ruang dialog akademik mengenai tantangan pendidikan global, inovasi pembelajaran, serta pengembangan sistem pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Tadris UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Hj. Khairiah, M.Pd., yang secara resmi membuka konferensi, menyambut positif keterlibatan akademisi dari berbagai negara. Menurutnya, keberagaman latar belakang dan pengalaman akademik merupakan peluang strategis untuk memperluas wawasan sekaligus memperkuat jejaring kerja sama internasional di bidang pendidikan.

“Keberagaman negara dan latar belakang akademik ini menjadi kesempatan berharga untuk mempertemukan gagasan, memperluas perspektif, serta memperkuat kolaborasi internasional dalam pengembangan pendidikan,” ujar Khairiah.

Ia menegaskan bahwa transformasi pendidikan tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga harus diimbangi dengan penguatan karakter, penanaman nilai-nilai moral, dan peningkatan tanggung jawab sosial. Melalui pendekatan tersebut, pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

Untuk memperkaya pembahasan ilmiah, ICET 2026 menghadirkan empat pembicara utama (keynote speakers) dari berbagai institusi pendidikan, yakni Prof. Meng Huat Chau, Ph.D. dari Zhejiang International Studies University, Tiongkok; Prof. Dr. Syamsu Niam, M.Ag. dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Indonesia; Dr. Abdul Hamid Abdul Wahhab Muhammad Ali dari King Saud University, Arab Saudi; serta Assoc. Prof. Dr. Azali Saudi dari Universiti Malaysia Sabah, Malaysia.

Kehadiran para pembicara utama tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif yang beragam mengenai perkembangan pendidikan, tantangan pembelajaran kontemporer, serta strategi membangun sistem pendidikan yang berorientasi pada keberlanjutan.

Melalui penyelenggaraan ICET 2026, Fakultas Tarbiyah dan Tadris UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu berupaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas pendidikan melalui forum akademik bertaraf internasional.

Selain menjadi ruang diseminasi hasil penelitian, konferensi ini diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi lintas negara, memperluas jejaring akademik, serta mendorong lahirnya penelitian dan inovasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan.