UINFASBengkulu – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu memperkuat kiprah akademik di tingkat internasional melalui partisipasinya sebagai co-host The 3rd Bengkulu International Conference on Economics, Management, Business, and Accounting (BICEMBA) 2026. Konferensi yang diselenggarakan oleh Universitas Bengkulu pada Selasa (27/10/2026) ini menjadi wadah kolaborasi akademik dan pertukaran gagasan mengenai pengembangan ekonomi serta bisnis berkelanjutan.

Mengusung tema “Green Economy and Sustainable Business Strategies in Dynamic Markets”, BICEMBA 2026 mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk membahas strategi pembangunan ekonomi berkelanjutan di tengah dinamika pasar global.
Konferensi ini melibatkan peserta dan institusi akademik dari Indonesia, Malaysia, Vietnam, Australia, Jepang, Filipina, Taiwan, dan Pakistan. Sejumlah perguruan tinggi yang berkontribusi dalam kegiatan tersebut antara lain Universitas Bengkulu, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Universiti Utara Malaysia, Universiti Sains Islam Malaysia, Tay Do University Vietnam, Monash University Australia, Asia University Taiwan, Far Eastern University Filipina, National Graduate Institute for Policy Studies Jepang, serta University of Management and Technology Pakistan.


BICEMBA 2026 memuat 98 makalah dalam daftar presentasi yang terbagi ke dalam 20 ruang sesi paralel. Topik yang dibahas mencakup ekonomi, manajemen, bisnis, akuntansi, ekonomi hijau, transformasi digital, keuangan berkelanjutan, hingga ekonomi Islam.
Sesi utama menghadirkan tiga akademisi internasional, yakni Assoc. Prof. Dr. Hendrik bin Lamsali dari Universiti Utara Malaysia, Prof. Lai Xuan Thuy, Ph.D. dari Tay Do University Vietnam, serta Assoc. Prof. Dr. Arif Perdana dari Monash University Australia.
Wakil Dekan III FEBI UIN FAS Bengkulu, Dr. Desi Isnaini, M.A., turut menghadiri pembukaan konferensi sebagai bagian dari partisipasi pimpinan fakultas dalam mendukung kolaborasi akademik dan memperkuat hubungan kelembagaan dengan perguruan tinggi mitra.
Tiga Makalah Ilmiah Dosen dan Mahasiswa FEBI
Partisipasi FEBI UIN FAS Bengkulu dalam BICEMBA 2026 tidak hanya diwujudkan melalui perannya sebagai co-host, tetapi juga melalui kontribusi penelitian dosen dan mahasiswa. Tiga makalah ilmiah yang melibatkan sivitas akademika FEBI diangkat dalam konferensi tersebut dengan fokus pada isu perilaku keuangan, akuntansi keberlanjutan, dan pembiayaan syariah.
Makalah pertama berjudul “Risk Perception as a Mediator in the Relationship Between Financial Behavior and Investment Decisions”, yang ditulis oleh Dr. Kustin Hartini, M.M., Dr. Evan Setiawan, M.M., Tiara Romadan, dan Bianza Nur Azizah. Penelitian ini mengkaji peran persepsi risiko dalam hubungan antara perilaku keuangan dan pengambilan keputusan investasi.
Makalah kedua berjudul “From Compliance to Decision-Useful ESG Reporting: Sustainability Accounting and Regulatory Convergence in Indonesia”, yang ditulis oleh Dr. Yetti Afrida Indra, M.Ak., Yunida Een Fryanti, M.Si., Hensi Saisah Amanda, Dedi Aprianto, dan Edi Apriono. Kajian ini membahas penguatan pelaporan keberlanjutan melalui integrasi standar akuntansi dan regulasi Environmental, Social, and Governance (ESG) di Indonesia.
Adapun makalah ketiga berjudul “Islamic Financing and Sustainable Natural Resource-Based Development in Indonesia”, yang ditulis oleh Prof. Dr. Asnaini, M.A., Dr. Herlina Yustati, M.A.Ek., Ayu Yuningsih, M.Ek., Yosy Arisandy, Ph.D., dan Karenilam Cahaya Jingga. Penelitian ini mengulas peran pembiayaan syariah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis sumber daya alam di Indonesia.
Ketiga makalah tersebut menunjukkan kontribusi akademisi FEBI dalam mengembangkan kajian yang relevan dengan tantangan ekonomi kontemporer. Mulai dari pengambilan keputusan investasi hingga pelaporan keberlanjutan dan pembiayaan syariah, berbagai penelitian tersebut memperkaya perspektif akademik mengenai pembangunan ekonomi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Dosen FEBI Terlibat sebagai Reviewer dan Moderator
Selain menyumbangkan karya ilmiah, akademisi FEBI UIN FAS Bengkulu turut mengambil peran dalam mendukung pelaksanaan konferensi. Nonie berkontribusi sebagai reviewer dalam proses penelaahan karya ilmiah, sedangkan Muthi ‘Adilah Bahril, M.SEI., bertugas sebagai moderator atau chair session pada sesi paralel BIC-R17 yang membahas bidang akuntansi dan ekonomi.
Keterlibatan tersebut memperlihatkan partisipasi FEBI dalam berbagai aspek penyelenggaraan konferensi internasional, baik melalui pengembangan penelitian maupun dukungan terhadap proses penelaahan dan diskusi ilmiah.
Peran sebagai reviewer dan moderator juga menjadi bagian dari kontribusi akademisi dalam menjaga kualitas pertukaran gagasan, memperkaya diskusi keilmuan, serta mendorong pengembangan penelitian yang relevan dengan perkembangan ekonomi dan bisnis.
Perkuat Internasionalisasi dan Kualitas Tridharma Perguruan Tinggi
Keikutsertaan FEBI UIN FAS Bengkulu sebagai co-host BICEMBA 2026 menjadi salah satu langkah untuk memperluas jejaring akademik, meningkatkan budaya publikasi ilmiah, dan membuka peluang kolaborasi penelitian di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui forum ini, dosen dan mahasiswa memperoleh ruang untuk mempresentasikan hasil penelitian, bertukar perspektif dengan akademisi dari berbagai negara, serta membangun peluang kerja sama penelitian dan publikasi bersama.
Kehadiran pimpinan fakultas, keterlibatan dosen dan mahasiswa sebagai penulis makalah, serta kontribusi akademisi sebagai reviewer dan moderator mencerminkan partisipasi aktif FEBI UIN FAS Bengkulu dalam pengembangan ekosistem akademik internasional.
Partisipasi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah, sekaligus memperkuat pengembangan ilmu ekonomi dan bisnis Islam yang adaptif terhadap transformasi ekonomi global.
Ke depan, FEBI UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu diharapkan terus memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian internasional. Dengan demikian, kontribusi akademisi FEBI tidak hanya memperkuat reputasi institusi, tetapi juga menghadirkan gagasan dan solusi ilmiah bagi tantangan keberlanjutan, perkembangan bisnis, dan penguatan ekonomi syariah.

