You are currently viewing Rektor UIN FAS Bengkulu Tandatangani MoU Bersama 7 Perguruan Tinggi di Indonesia

Rektor UIN FAS Bengkulu Tandatangani MoU Bersama 7 Perguruan Tinggi di Indonesia

UINFASBengkulu – Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu terus memperkuat jejaring kemitraan dan kolaborasi nasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama tujuh perguruan tinggi di Indonesia. Penandatanganan kerja sama ini dilakukan langsung oleh Rektor UIN FAS Bengkulu, Prof. Dr. Khairudin, M.Ag., dalam rangkaian kegiatan 5th Corolla International Conference 2026 di Ballroom Gedung Kuliah

Dalam kegiatan tersebut, Rektor UIN FAS Bengkulu hadir didampingi Kepala Bagian Umum dan Layanan Kerja Sama. Penandatanganan MoU menjadi langkah strategis dalam mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperluas kolaborasi ant perguruan tinggi di Indonesia.

Adapun tujuh perguruan tinggi yang terlibat dalam penandatanganan kerja sama bersama tersebut meliputi IAIN Curup, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Universitas Dehasen Bengkulu, IAIN Langsa, Universitas Hasyim Asy’ari, dan IAI Nusantara Ash-Shiddiqiyah.

Rektor UIN FAS Bengkulu, Prof. Dr. Khairudin, M.Ag., menyampaikan bahwa kerja sama ant perguruan tinggi merupakan langkah penting dalam membangun sinergi kelembagaan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.

“Kolaborasi ant perguruan tinggi menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Melalui kerja sama ini, kita berharap dapat saling berbagi pengalaman, memperkuat kapasitas akademik, serta mengembangkan berbagai program bersama yang memberikan manfaat nyata bagi dosen, mahasiswa, dan institusi,” ungkapnya.

Menurutnya, kesepakatan kerja sama tidak hanya sebatas penandatanganan dokumen, tetapi harus ditindaklanjuti melalui program-program konkret yang mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Adapun ruang lingkup kerja sama mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pelatihan, kolaborasi riset, pengembangan sumber daya manusia, publikasi ilmiah, serta penyelenggaraan seminar dan lokakarya.

Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan dalam rangkaian 5th Corolla International Conference 2026 yang mengusung tema “Emerging Technologies for Next Generation Learning and Education Spaces”. Konferensi internasional ini menjadi forum akademik untuk membahas perkembangan teknologi dan transformasi pembelajaran dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah akademisi dari berbagai negara sebagai pembicara utama, di antaranya Prof. Luis Miguel Cardoso dari Polytechnic Institute of Portalegre, Portugal; Prof. Christopher Korten dari Adam Mickiewicz University, Polandia; dan Prof. Tariq Elyas dari King Abdulaziz University, Arab Saudi. Selain itu, Dr. Eka Apriani, M.Pd., dari IAIN Curup turut hadir sebagai pembicara dari Indonesia.

Kehadiran akademisi dari berbagai negara memberikan ruang pertukaran gagasan, pengalaman, dan perspektif mengenai pemanfaatan teknologi dalam pengembangan pendidikan. Forum ini sekaligus memperkaya wawasan akademik peserta melalui diskusi mengenai inovasi pembelajaran dan pengembangan lingkungan pendidikan generasi mendatang.

Bagi UIN FAS Bengkulu, partisipasi dalam kegiatan ini memiliki nilai strategis, baik dalam memperkuat kemitraan nasional maupun memperluas wawasan akademik melalui forum ilmiah internasional. Sinergi antarkampus diharapkan dapat membuka peluang penelitian bersama, publikasi ilmiah, pertukaran pengetahuan, serta peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa.

Melalui momentum tersebut, UIN FAS Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan yang produktif dan berkelanjutan, memperkuat kualitas tridarma perguruan tinggi, serta meningkatkan daya saing institusi di tingkat nasional maupun internasional.