You are currently viewing Bimtek Tracer Study 2026 Perkuat Peran CDC dalam Mengawal Karier Mahasiswa dan Alumni

Bimtek Tracer Study 2026 Perkuat Peran CDC dalam Mengawal Karier Mahasiswa dan Alumni

UINFASBengkulu – Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaksanaan Tracer Study Tahun 2026 di Gedung Student Center pada Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor III UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Dr. Rahmad Ramdhani, M.Sos., para Wakil Dekan, Kepala UPT, serta berbagai unsur terkait yang memiliki peran dalam pelaksanaan tracer study di lingkungan universitas.

Bimbingan teknis ini menjadi langkah strategis UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam meningkatkan kualitas pendataan alumni secara akurat dan berkelanjutan. Data tracer study diharapkan mampu menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pengembangan mutu pendidikan, peningkatan layanan karier, serta penguatan daya saing lulusan di dunia kerja.

Kepala Career Development Center (CDC) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Alfauzan Amin, menjelaskan bahwa tugas CDC tidak hanya berfokus pada pengelolaan data alumni. Menurutnya, CDC juga memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan kepada mahasiswa sejak awal perkuliahan dengan mengenalkan berbagai program yang berkaitan dengan pengembangan karier dan jejaring alumni.

“Peran kampus tidak berhenti ketika mahasiswa menyelesaikan studinya. Setelah lulus, perguruan tinggi tetap memiliki tanggung jawab untuk mendukung alumni memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi dan bidang keilmuannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini masih banyak alumni yang belum mengetahui berbagai program yang diselenggarakan CDC, mulai dari pelatihan peningkatan kompetensi, informasi lowongan kerja, hingga program pendampingan karier. Padahal, berbagai layanan tersebut disiapkan untuk membantu alumni meningkatkan daya saing dan memperluas peluang kerja.

Menurut Dr. Alfauzan Amin, salah satu tantangan terbesar dalam pelaksanaan tracer study adalah sulitnya menghubungi alumni karena perubahan nomor telepon maupun kendala komunikasi lainnya. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk bersama-sama membantu memperbarui data alumni agar informasi yang dimiliki universitas tetap akurat dan mutakhir.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan mahasiswa magang internasional dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) yang sedang menjalani program internship di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Kehadiran mahasiswa internasional tersebut diharapkan dapat memperkuat jejaring kerja sama sekaligus memberikan pengalaman kolaborasi dalam pengembangan program kemahasiswaan dan alumni.

Sementara itu, Wakil Rektor III UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Rahmad Ramdhani, M.Sos., menegaskan bahwa keberhasilan peningkatan mutu alumni bukan hanya menjadi tanggung jawab CDC semata, tetapi memerlukan dukungan seluruh unsur di lingkungan universitas.

Ia menyampaikan bahwa masih terdapat dinamika di masyarakat yang menganggap lulusan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) berada di bawah lulusan perguruan tinggi negeri lainnya. Menurutnya, anggapan tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan, karena banyak alumni PTKIN yang mampu berprestasi dan sukses di berbagai bidang profesi.

Oleh karena itu, Dr. Rahmad meminta CDC untuk lebih aktif mendokumentasikan dan mempublikasikan kisah sukses alumni yang telah berhasil berkarier sesuai bidang keilmuannya. Publikasi tersebut harus didukung oleh data yang valid sehingga mampu memperkuat citra positif UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu di tengah masyarakat.

Selain itu, ia juga mendorong CDC untuk terus memperluas kerja sama dengan berbagai instansi dan dunia usaha sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi, peluang kerja, serta pengembangan karier alumni.

“Pendataan alumni harus dipercepat dan dilakukan secara akurat. Data yang baik akan menjadi fondasi dalam menyusun berbagai program pengembangan alumni sekaligus menjadi indikator keberhasilan perguruan tinggi dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas,” tegasnya.

Melalui pelaksanaan Bimtek Tracer Study Tahun 2026 ini, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu berharap terbangun sistem pendataan alumni yang lebih terintegrasi, akurat, dan berkelanjutan sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas layanan akademik, akreditasi institusi, serta memperkuat kontribusi alumni dalam pembangunan masyarakat dan dunia kerja.