UINFASBengkulu – Program Studi Magister (S2) Ekonomi Syariah Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu menyelenggarakan Kuliah Pakar bertema “Entrepreneurship dan Etika Bisnis Islam” di Gedung Djamaan Nur UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini menjadi upaya strategis untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai kewirausahaan sekaligus menanamkan nilai-nilai Islam dalam praktik bisnis modern.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Direktur Pascasarjana UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Ali Akbarjono, M.Pd., yang mewakili Direktur Pascasarjana. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kuliah pakar tersebut sejalan dengan penerapan Outcome-Based Education (OBE), yang menekankan pencapaian kompetensi lulusan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan masyarakat.
Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya bertanggung jawab menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga perlu mendorong pengembangan potensi mahasiswa agar memiliki jiwa kewirausahaan dan mampu menciptakan peluang usaha.

“Pelaksanaan kuliah pakar ini sejalan dengan implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), yang mengarahkan proses pembelajaran pada pencapaian kompetensi nyata mahasiswa. Melalui kegiatan ini, kita ingin mengembangkan potensi mahasiswa agar tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki pola pikir kewirausahaan, mampu berinovasi, serta berani menciptakan peluang usaha dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam,” ujar Ali Akbarjono.
Ia juga menekankan bahwa etika bisnis Islam merupakan fondasi penting dalam membangun usaha yang berkelanjutan. Prinsip kejujuran, amanah, keadilan, tanggung jawab, dan keberkahan harus menjadi pedoman bagi setiap entrepreneur Muslim dalam menjalankan aktivitas bisnis.
Kuliah pakar ini menghadirkan tiga narasumber yang memiliki latar belakang dan pengalaman berbeda dalam bidang kewirausahaan, dunia perbankan, serta pengembangan keilmuan ekonomi Islam.
Narasumber pertama, Tulus dari Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Bengkulu, berbagi perspektif mengenai kewirausahaan dari sudut pandang kelembagaan dan perkembangan ekonomi. Selanjutnya, Muhammad Rofiq Akbar, pemilik usaha Kerupuk Tuiri, berbagi pengalaman praktis dalam membangun dan mengembangkan usaha. Sementara itu, Dr. Aminah Oktarina, M.E., dosen sekaligus penulis buku Entrepreneurship dan Etika Bisnis Islam, memberikan perspektif akademik mengenai pentingnya mengintegrasikan prinsip-prinsip syariah dalam kegiatan usaha.
Kehadiran para narasumber diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif kepada mahasiswa, mulai dari konsep kewirausahaan, pengalaman langsung pelaku usaha, hingga penerapan etika bisnis Islam dalam menghadapi dinamika dan persaingan dunia usaha.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa S2 Ekonomi Syariah diharapkan mampu mengembangkan pola pikir kreatif, inovatif, dan mandiri, sekaligus memahami bahwa keberhasilan berwirausaha tidak hanya diukur dari keuntungan finansial, tetapi juga dari integritas, tanggung jawab sosial, serta kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah.
Kuliah pakar ini sekaligus mempertegas komitmen Pascasarjana UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman, memperkuat kompetensi lulusan, dan mendorong lahirnya entrepreneur Muslim yang unggul, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi masyarakat.

