You are currently viewing ESCO FAIR VII 2026: Ruang Berkarya, Berkompetisi, dan Menjelajahi Wawasan Internasional

ESCO FAIR VII 2026: Ruang Berkarya, Berkompetisi, dan Menjelajahi Wawasan Internasional

UINFASBengkulu – Himpunan Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (ESCO) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu resmi membuka ESCO FAIR VII Tahun 2026 dengan mengusung tema “A World of Colors, A World of Dreams”. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu pada Jumat (9/10/2026) ini diikuti sekitar 200 peserta.

ESCO FAIR VII menjadi wadah bagi mahasiswa dan generasi muda untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta kemampuan berbahasa Inggris. Kegiatan ini turut dihadiri oleh dosen fakultas, dosen Program Studi Tadris Bahasa Inggris, organisasi mahasiswa (ormawa) di tingkat fakultas dan universitas, sponsor, demisioner ESCO, serta sejumlah media partner.

Pembukaan kegiatan diawali dengan sambutan Koordinator Program Studi Tadris Bahasa Inggris, Pebri Prandika Putra, M.Hum., yang menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap penyelenggaraan ESCO FAIR VII 2026. Selanjutnya, Wakil Dekan III, Dr. Adi Saputra, M.Pd., memberikan sambutan sekaligus secara resmi membuka kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Dr. Adi Saputra, M.Pd., menekankan pentingnya kegiatan mahasiswa sebagai ruang untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemampuan berkompetisi. Ia berharap ESCO FAIR VII 2026 dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk meningkatkan kepercayaan diri, memperluas wawasan, serta membangun jejaring di tingkat nasional maupun internasional.

“Melalui kegiatan seperti ESCO FAIR VII ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga mengembangkan kreativitas, keberanian, dan kepercayaan diri. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, berkolaborasi, serta menunjukkan potensi terbaik agar mampu bersaing di tingkat global,” ujar Wakil Dekan III.

Tidak hanya menghadirkan berbagai perlombaan, ESCO FAIR VII 2026 juga menyelenggarakan seminar internasional dengan menghadirkan pemateri dari Bangladesh. Seminar tersebut turut diikuti peserta internasional dari Afghanistan dan Yaman, sehingga membuka ruang pertukaran wawasan serta memperkuat interaksi lintas budaya.

Berbagai rangkaian kegiatan dan perlombaan yang diselenggarakan menjadi kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengembangkan semangat kompetisi yang sehat dan menjunjung tinggi sportivitas.