UINFASBengkulu – Fakultas Syariah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu terus memperkuat budaya akademik yang religius melalui penyelenggaraan Pelatihan Mentoring Membaca Al-Qur’an bagi Pengurus dan Anggota Gerakan Berantas Buta Aksara Al-Qur’an (GEBBRAQ), Jumat (5/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Fakultas Syariah tersebut diikuti oleh 18 mahasiswa yang tergabung dalam organisasi GEBBRAQ. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas mahasiswa sebagai mentor dalam membimbing dan mendampingi rekan-rekan mahasiswa untuk membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid.

Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Iim Fahimah, Lc., M.A., secara resmi membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan kepada peserta. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an memiliki peran strategis dalam membentuk lingkungan akademik yang religius dan berkarakter.
“Gerakan Berantas Buta Aksara Al-Qur’an merupakan program yang sangat strategis dalam membangun budaya akademik yang religius. Oleh karena itu, para mentor harus memiliki kompetensi yang baik agar mampu menjadi pembimbing yang efektif bagi mahasiswa lainnya,” ujarnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan II Fakultas Syariah, Dr. H. Rozian Karnedi, M.Ag., dan Wakil Dekan III Fakultas Syariah, Dr. Wery Gusmansyah, M.H. Kehadiran pimpinan fakultas menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pembinaan Al-Qur’an yang selama ini dijalankan oleh mahasiswa Fakultas Syariah.
Pada sesi materi, peserta memperoleh pembekalan dari dua narasumber yang memiliki kompetensi di bidang pembelajaran Al-Qur’an. Narasumber pertama, M. Hidayaturrahman selaku Kepala Pusat Studi Al-Qur’an, Ilmu Al-Qur’an, dan Keislaman (PSQIK) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, menyampaikan materi mengenai strategi pembelajaran Al-Qur’an serta penguatan kapasitas mentor dalam membina peserta didik.
Sementara itu, narasumber kedua, Dr. Kurniawan, M.Pd.I., dari Ma’had Al-Jami’ah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, memberikan pembekalan terkait teknik mentoring, metode pembelajaran Al-Qur’an yang efektif, serta strategi pendampingan bagi mahasiswa yang masih mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur’an.
Selama pelatihan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap sesi. Selain mendapatkan materi teoritis, peserta juga terlibat dalam praktik membaca Al-Qur’an, simulasi mentoring, serta diskusi interaktif mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses pembinaan literasi Al-Qur’an di lingkungan kampus.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Syariah berharap para peserta mampu menjadi mentor yang kompeten, profesional, dan berkomitmen dalam menjalankan program GEBBRAQ. Kehadiran para mentor yang berkualitas diharapkan dapat memperkuat upaya peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an di kalangan mahasiswa serta mendukung terwujudnya generasi akademik yang unggul, religius, dan berakhlak Qur’ani.
Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi, penyusunan rencana tindak lanjut program mentoring, serta foto bersama peserta, narasumber, dan pimpinan fakultas sebagai simbol komitmen bersama dalam mengembangkan gerakan literasi Al-Qur’an di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

