You are currently viewing FEBI dan Pascasarjana UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Perkuat Mutu Akreditasi dan Implementasi Kurikulum OBE

FEBI dan Pascasarjana UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Perkuat Mutu Akreditasi dan Implementasi Kurikulum OBE

UINFASBengkulu — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dan Pascasarjana UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu terus memperkuat komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi melalui penguatan akreditasi dan implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan Wakil Dekan I FEBI, Dr. Herlina Yustati, MA.Ek., dan Koordinator Program Studi Ekonomi Syariah Pascasarjana, Yosy Arisandy, M.M., Ph.D., dalam rangkaian forum penguatan mutu akreditasi serta implementasi kurikulum OBE.

Rangkaian kegiatan diawali dengan forum penguatan mutu akreditasi bersama Dewan Eksekutif Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA). Forum ini menjadi ruang strategis bagi pengelola fakultas dan program studi untuk memperkuat pemahaman mengenai penjaminan mutu pendidikan tinggi serta berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan capaian akreditasi.

Dalam forum tersebut, Yosy Arisandy, M.M., Ph.D., turut berperan sebagai moderator. Peran tersebut menunjukkan keterlibatan aktif Pascasarjana UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam forum akademik yang membahas penguatan mutu dan tata kelola pendidikan tinggi.

Bagi FEBI dan Pascasarjana, kegiatan bersama LAMEMBA menjadi momentum untuk memperoleh perspektif dan masukan yang dapat digunakan dalam mengevaluasi penyelenggaraan pendidikan. Penguatan pemahaman mengenai akreditasi juga diharapkan dapat mendukung penelaahan capaian program studi, penyiapan bukti kinerja, serta penyusunan tindak lanjut perbaikan mutu secara berkelanjutan.

Perkuat Implementasi Kurikulum Berbasis OBE

Upaya peningkatan mutu tersebut kemudian dilanjutkan melalui kegiatan Penguatan Implementasi Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) bersama Asosiasi Program Studi Ekonomi Syariah (APSESI) pada 9 September 2026.

Kegiatan ini menjadi forum pertukaran gagasan dan pengalaman mengenai implementasi kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan. Keikutsertaan FEBI dan Pascasarjana menjadi bagian dari upaya memastikan kurikulum yang diterapkan mampu menjawab kebutuhan kompetensi mahasiswa serta perkembangan pendidikan ekonomi syariah.

Bagi FEBI, penguatan implementasi OBE menjadi semakin relevan seiring dengan penerapan kurikulum yang telah disusun dan mulai diterapkan pada 2026. Pada tahap implementasi, perhatian tidak hanya diarahkan pada dokumen kurikulum, tetapi juga pada konsistensi penerapannya dalam proses pembelajaran, pemberian tugas, hingga penilaian hasil belajar mahasiswa.

Pendekatan OBE menekankan adanya keselarasan antara capaian pembelajaran lulusan (CPL), capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK), metode pembelajaran, serta asesmen. Keselarasan tersebut menjadi faktor penting agar proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga mampu memastikan mahasiswa mencapai kompetensi yang telah ditetapkan.

Karena itu, peningkatan pemahaman bersama di antara pengelola program studi dan dosen menjadi bagian penting dalam implementasi kurikulum OBE. Dengan pemahaman yang selaras, proses pembelajaran, penugasan, dan asesmen diharapkan dapat dirancang secara lebih terukur dan berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan.

Bangun Sinergi Akademik Antarjenjang

Keikutsertaan FEBI dan Pascasarjana dalam rangkaian kegiatan tersebut juga membuka ruang bagi penguatan komunikasi dan sinergi akademik antarjenjang pendidikan. Pertukaran pengalaman dan praktik baik dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan pendidikan ekonomi syariah, dengan tetap memperhatikan karakteristik keilmuan serta tingkat kedalaman kompetensi pada jenjang sarjana dan pascasarjana.

Melalui partisipasi dalam forum bersama LAMEMBA dan APSESI, FEBI dan Pascasarjana UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu berupaya memperkuat keterkaitan antara sistem penjaminan mutu, akreditasi, dan pelaksanaan pembelajaran.

Berbagai masukan yang diperoleh dari kedua forum tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi fakultas dan program studi sekaligus mendukung penyusunan langkah tindak lanjut yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian, penguatan mutu tidak berhenti pada pemenuhan dokumen akreditasi, tetapi berlanjut pada peningkatan kualitas proses pembelajaran dan pencapaian kompetensi lulusan.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen FEBI dan Pascasarjana UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu untuk membangun budaya mutu yang berkelanjutan serta menghadirkan penyelenggaraan pendidikan ekonomi syariah yang semakin relevan, terukur, dan berorientasi pada capaian lulusan.