You are currently viewing FUAD UIN FAS Bengkulu dan Disdikbud Kepahiang Siapkan Kolaborasi Strategis untuk Angkat Warisan Budaya Tak Benda

FUAD UIN FAS Bengkulu dan Disdikbud Kepahiang Siapkan Kolaborasi Strategis untuk Angkat Warisan Budaya Tak Benda

UINFASBengkulu – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menyambut baik usulan kerja sama dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepahiang dalam upaya memajukan, melestarikan, dan memperkuat pengakuan terhadap Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) daerah.

Pembahasan kerja sama tersebut berlangsung dalam kunjungan jajaran Disdikbud Kabupaten Kepahiang ke Ruang Pimpinan FUAD UIN FAS Bengkulu, Selasa (6/10/2026). Rombongan Disdikbud Kepahiang diwakili Dedi Hidayat, Asep Hariyanto, dan Reza Yamamesa.

Kedatangan rombongan disambut langsung Dekan FUAD, Prof. Dr. Suryani, M.Ag., didampingi Wakil Dekan II Dr. Ismail, M.Ag., Wakil Dekan III Dr. Wira Hadi Kusuma, M.S.I., serta Ketua Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Meki Johendra, M.Ag.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kolaborasi dalam mengidentifikasi, mendokumentasikan, dan mengembangkan Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK), khususnya potensi WBTB yang dimiliki Kabupaten Kepahiang.

Kolaborasi tersebut diarahkan pada pemanfaatan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen maupun mahasiswa FUAD untuk mendukung proses inventarisasi dan pengusulan WBTB Kepahiang hingga memperoleh pengakuan di tingkat nasional.

Dekan FUAD, Prof. Dr. Suryani, M.Ag., menyambut positif inisiatif tersebut. Menurutnya, kerja sama ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam melestarikan kekayaan budaya lokal sekaligus memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

“Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi pijakan untuk memperkuat riset dan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pada kebudayaan lokal,” ujarnya.

Dukungan terhadap rencana kolaborasi juga disampaikan Wakil Dekan II FUAD, Dr. Ismail, M.Ag. Ia memastikan fakultas siap memberikan dukungan sarana, prasarana, serta tata kelola yang diperlukan agar pelaksanaan kerja sama dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Prodi SPI, Meki Johendra, M.Ag., menilai kerja sama tersebut sangat relevan dengan bidang keilmuan Sejarah Peradaban Islam. Dosen dan mahasiswa dapat berkontribusi melalui penelitian, historiografi, pemetaan, serta dokumentasi berbagai bentuk kebudayaan masyarakat Kepahiang.

Wakil Dekan III FUAD, Dr. Wira Hadi Kusuma, M.S.I., menambahkan bahwa kolaborasi ini memiliki manfaat strategis bagi kedua lembaga. Selain memperkuat hubungan kelembagaan, kerja sama tersebut dapat menjadi sarana memperkenalkan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu melalui kontribusi nyata dalam pemajuan kebudayaan.

“Kerja sama ini bukan hanya tentang pelestarian budaya, tetapi juga bagaimana budaya lokal Kepahiang dapat dikenal lebih luas melalui dukungan akademik dan kelembagaan,” pungkasnya.