UINFASBengkulu – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kewirausahaan Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu terus menunjukkan semangat tinggi dalam mengikuti rangkaian pembekalan yang diselenggarakan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta. Memasuki hari ketiga kegiatan pada Kamis (4/6/2026), para peserta tampak antusias mendalami berbagai inovasi pengelolaan lingkungan yang telah berhasil diterapkan di Kota Yogyakarta.
Sejak pagi hingga kegiatan berakhir, mahasiswa mengikuti seluruh rangkaian materi dengan tertib dan penuh perhatian. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta mengikuti sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif bersama para narasumber.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh empat materi utama terkait pengelolaan lingkungan. Namun, dua materi yang paling menarik perhatian peserta adalah Strategi Pengurangan Sampah Melalui Ember Organik Terpilah dan Pemeriksaan Kualitas Air serta Udara. Kedua topik tersebut dinilai sangat relevan dengan tantangan lingkungan yang saat ini dihadapi berbagai daerah di Indonesia.
Melalui materi Strategi Pengurangan Sampah Melalui Ember Organik Terpilah, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Program ini mendorong masyarakat untuk memisahkan sampah organik ke dalam wadah khusus sehingga dapat diolah menjadi kompos maupun produk bernilai guna lainnya. Langkah sederhana tersebut terbukti mampu mengurangi volume sampah yang dikirim ke tempat pemrosesan akhir secara signifikan.
Sementara itu, materi mengenai Pemeriksaan Kualitas Air dan Udara memberikan wawasan baru kepada peserta terkait pentingnya pemantauan kondisi lingkungan secara berkala. Mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai metode dan indikator yang digunakan untuk mengukur kualitas air dan udara guna memastikan lingkungan tetap sehat dan layak bagi masyarakat. Selain itu, narasumber juga menjelaskan berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam menjaga kualitas lingkungan melalui pemantauan rutin serta pengendalian sumber-sumber pencemaran.

Keberhasilan Kota Yogyakarta dalam mengelola sampah dan menjaga kualitas lingkungan menjadi perhatian tersendiri bagi mahasiswa KKN Kewirausahaan Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu. Berbagai inovasi yang diterapkan dinilai dapat menjadi inspirasi untuk dikembangkan dan disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing, khususnya di Provinsi Bengkulu.
Salah seorang peserta, Hamidatussalihah, mengungkapkan bahwa materi yang diperoleh selama pembekalan sangat bermanfaat karena memberikan pengalaman serta pengetahuan baru yang dapat menjadi bekal dalam melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat.
“Materi yang diberikan sangat membuka wawasan kami tentang bagaimana pengelolaan lingkungan dapat dilakukan secara efektif melalui keterlibatan masyarakat. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk diterapkan saat kembali ke daerah,” ujarnya.
Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Fatrima Santri Syafri, M.Pd.Mat., mengapresiasi semangat dan kesungguhan mahasiswa dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pembekalan.
Menurutnya, program KKN Kewirausahaan tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga memperkenalkan praktik-praktik terbaik yang telah berhasil diterapkan di berbagai daerah sehingga dapat direplikasi dan dikembangkan oleh mahasiswa di lingkungan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Pengetahuan yang diperoleh selama pembekalan hendaknya dapat diterapkan secara nyata dalam program pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.
Pelaksanaan kegiatan KKN Kewirausahaan ini juga mendapatkan pendampingan intensif dari Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Basinun, M.Pd., guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai pedoman serta menghasilkan program dan produk yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Melalui pembekalan yang komprehensif tersebut, mahasiswa KKN Kewirausahaan Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu diharapkan mampu membawa berbagai inovasi pengelolaan lingkungan ke daerah masing-masing serta menjadi pelopor perubahan menuju masyarakat yang lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.

