UINFASBengkulu – Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah dan Tadris (FTT), UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, menggelar Gebyar Sastra Bulan Bahasa pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) UIN FAS Bengkulu. Mengusung tema “Membangun Jiwa Muda Melalui Karya Akan Terwujudnya Generasi yang Bersastra”, kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, mengekspresikan gagasan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan sastra Indonesia.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka pada Sabtu (31/10/2026) oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Tadris UIN FAS Bengkulu, Dr. Hj. Khairiah, M.Pd. Pembukaan turut dihadiri Koordinator Program Studi Tadris Bahasa Indonesia serta jajaran dosen di lingkungan program studi.
Pada hari pertama, kegiatan diisi dengan berbagai perlombaan yang mengasah kemampuan dan kreativitas peserta di bidang bahasa dan sastra. Kompetisi yang diselenggarakan meliputi lomba pidato, membaca puisi, menulis cerpen, dan film pendek. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dengan jumlah peserta 200 orang.

Berbagai perlombaan tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi peserta untuk menunjukkan potensi, keberanian berekspresi, kemampuan berpikir kreatif, serta keterampilan menghasilkan karya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dan generasi muda diharapkan semakin termotivasi menjadikan bahasa dan sastra sebagai media pengembangan diri sekaligus sarana menyampaikan gagasan dan nilai-nilai kehidupan.
Rangkaian kegiatan akan berlanjut pada Minggu (1/11/2026) melalui seminar inspiratif bertajuk “Dari Gagasan Menjadi Karya: Menjadi Generasi yang Kreatif dan Berdaya”. Seminar ini dirancang untuk memberikan wawasan dan motivasi kepada peserta dalam mengembangkan ide, mengasah kreativitas, serta menghasilkan karya yang bernilai dan bermanfaat bagi masyarakat.
Gebyar Sastra Bulan Bahasa diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) bersama Sanggar Rafflesia Tadris Bahasa Indonesia. Kolaborasi ini merupakan wujud peran aktif mahasiswa dalam menghidupkan budaya literasi, mengembangkan ekosistem kesastraan, serta menghadirkan ruang kreativitas di lingkungan perguruan tinggi.
Melalui kegiatan ini, Prodi Tadris Bahasa Indonesia berharap semangat berkarya dan kecintaan terhadap bahasa serta sastra Indonesia terus tumbuh di kalangan generasi muda. Gebyar Sastra Bulan Bahasa juga menjadi momentum untuk menegaskan bahwa generasi yang kreatif, kritis, dan berdaya dapat dibangun melalui gagasan yang diwujudkan dalam karya nyata.

