You are currently viewing Hari Kedua KKN Kewirausahaan, Mahasiswa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Antusias Dalami Pengelolaan RTHP Yogyakarta

Hari Kedua KKN Kewirausahaan, Mahasiswa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Antusias Dalami Pengelolaan RTHP Yogyakarta

UINFASBengkulu – Semangat belajar dan antusiasme tinggi ditunjukkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kewirausahaan Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu pada hari kedua pelaksanaan program di Kota Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung di Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai pengelolaan lingkungan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat berbasis kewirausahaan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pembekalan melalui empat materi utama yang disampaikan oleh para narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta. Salah satu materi yang mendapat perhatian besar dari peserta adalah mengenai Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Publik (RTHP).

Materi tersebut mengulas berbagai strategi yang diterapkan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam menjaga keberlanjutan ruang terbuka hijau sekaligus mengoptimalkannya sebagai sarana edukasi, rekreasi, dan interaksi sosial bagi masyarakat. Selain berfungsi sebagai kawasan konservasi lingkungan dan resapan air, RTHP juga dikembangkan agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga.

Suasana pembelajaran berlangsung interaktif. Para mahasiswa tidak hanya menyimak materi dengan serius, tetapi juga aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan kepada narasumber.

Salah satu pertanyaan menarik disampaikan oleh Hamida, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Ia menanyakan kemungkinan pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Publik untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat tanpa mengurangi fungsi utamanya.

Menanggapi hal tersebut, narasumber menjelaskan bahwa aktivitas ekonomi dapat dilakukan di kawasan RTHP sepanjang tetap mematuhi regulasi dan prinsip-prinsip keberlanjutan. Kegiatan ekonomi yang dijalankan tidak boleh mengganggu fungsi utama RTHP sebagai ruang publik, kawasan resapan air, sarana pelestarian lingkungan, serta media edukasi dan rekreasi masyarakat.

Penjelasan tersebut mendapat respons positif dari para mahasiswa. Mereka memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya keseimbangan antara aspek lingkungan dan ekonomi dalam pembangunan berkelanjutan.

Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Fatrima Satri Syafri, M.Pd.Mat., menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan banyak pengalaman dan pengetahuan praktis bagi mahasiswa.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh wawasan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktik-praktik nyata yang dapat menjadi inspirasi untuk diterapkan dalam program pengabdian kepada masyarakat ketika kembali ke Bengkulu,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan KKN Kewirausahaan, Dr. Basinun, M.Pd. Menurutnya, semangat mahasiswa dalam mengikuti setiap sesi pembelajaran dan diskusi menjadi modal penting dalam mendukung keberhasilan program KKN.

“Mahasiswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan antusias. Sikap tersebut menjadi faktor penting dalam mencapai tujuan dan target program KKN Kewirausahaan yang sedang dijalankan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta mampu mengembangkan berbagai program kewirausahaan yang selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. Pengalaman belajar langsung dari Kota Yogyakarta menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk menghadirkan inovasi dan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat di daerah asal mereka.