You are currently viewing Hari Kedua PBAK UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu: Cinta Al-Qur’an, Kuliah Yes, Organisasi Yes

Hari Kedua PBAK UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu: Cinta Al-Qur’an, Kuliah Yes, Organisasi Yes

UINFAS Bengkulu — Nuansa religius mewarnai hari kedua pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Tahun 2026, Rabu (19/8/2026). Mengawali aktivitas sejak pukul 06.00 hingga 07.00 WIB, mahasiswa baru diajak membaca Al-Qur’an, berzikir, dan mengikuti istighotsah sebagai bagian dari upaya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membangun suasana spiritual sebelum mengikuti rangkaian kegiatan akademik.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Panitia PBAK UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Tahun 2026, Dr. Wira Hadi Kusuma, M.S.I., dan dipimpin oleh Ust. Hidayaturrahman, M.Pd.I. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan khidmat. Pembiasaan tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk menjadikan membaca Al-Qur’an dan mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai bagian dari keseharian selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Dalam arahannya, Dr. Wira Hadi Kusuma menegaskan bahwa Al-Qur’an memiliki posisi penting dalam kehidupan mahasiswa, khususnya mahasiswa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Menurutnya, Al-Qur’an tidak hanya menjadi sumber pengetahuan dan pedoman kehidupan, tetapi juga merupakan landasan moral dalam membentuk karakter mahasiswa, baik dalam kehidupan akademik maupun sosial.

Ia mengajak mahasiswa untuk menjadikan membaca dan berinteraksi dengan Al-Qur’an sebagai kebiasaan yang terus dipelihara selama menjalani masa perkuliahan. Kesibukan sebagai mahasiswa, katanya, tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan kedekatan dengan Al-Qur’an.

Selain penguatan kecintaan terhadap Al-Qur’an, Dr. Wira juga mengingatkan mahasiswa baru mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara kegiatan akademik dan aktivitas organisasi. Menurutnya, kehidupan kampus tidak hanya berkaitan dengan perkuliahan, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, serta memperluas pengalaman melalui organisasi kemahasiswaan.

Pesan “Kuliah yes, organisasi yes” menjadi salah satu penekanan dalam arahannya kepada mahasiswa baru. Pesan tersebut menegaskan bahwa mahasiswa dapat aktif berorganisasi tanpa mengesampingkan tanggung jawab utama dalam menyelesaikan perkuliahan. Keduanya harus berjalan beriringan melalui pengelolaan waktu, skala prioritas, dan tanggung jawab yang baik.

“Jangan sampai organisasi mengganggu kuliah, tetapi jangan juga kuliah membuat kita tidak mau berorganisasi. Keduanya harus berjalan beriringan,” tegasnya.

Sementara itu, penguatan materi juga disampaikan Wakil Rektor III UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Rahmat Ramdhani, M.Sos.I. Ia menekankan pentingnya mahasiswa menggunakan media sosial secara bijak serta memanfaatkannya untuk memperoleh dan menyebarkan informasi yang positif.

Menurutnya, media sosial dapat menjadi sarana yang memberikan berbagai manfaat bagi mahasiswa, mulai dari memperoleh informasi mengenai beasiswa, kegiatan kemahasiswaan, hingga informasi terkait metode dan pelaksanaan perkuliahan. Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menjadi pengguna media sosial yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

Rangkaian kegiatan hari kedua PBAK tersebut menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk membangun kebiasaan positif sejak awal memasuki kehidupan perguruan tinggi. Kecintaan terhadap Al-Qur’an, keseimbangan antara kuliah dan organisasi, serta kecakapan dalam memanfaatkan media sosial menjadi sejumlah bekal yang diharapkan dapat mendukung mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Melalui semangat “Cinta Al-Qur’an, Kuliah Yes, Organisasi Yes”, mahasiswa baru diharapkan tumbuh menjadi insan akademik yang religius, aktif, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi kampus, masyarakat, serta bangsa.