You are currently viewing Jejak Pengabdian Prof. Zulkarnain: Dari Akreditasi Unggul hingga Penguatan Infrastruktur UINFAS Bengkulu

Jejak Pengabdian Prof. Zulkarnain: Dari Akreditasi Unggul hingga Penguatan Infrastruktur UINFAS Bengkulu

UINFASBengkulu – Berakhirnya masa jabatan Prof. Dr. KH. Zulkarnain sebagai Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu meninggalkan jejak pengabdian yang kuat dalam perjalanan perkembangan kampus Islam negeri di Provinsi Bengkulu.

Selama memimpin UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu periode 2021–2025, Prof. Zulkarnain berhasil membawa berbagai kemajuan strategis, baik dalam penguatan akademik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, maupun pembangunan sarana dan prasarana kampus.

Salah satu capaian paling membanggakan adalah diraihnya Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2025. Predikat ini menjadikan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu sebagai perguruan tinggi pertama dan satu-satunya di Provinsi Bengkulu yang meraih akreditasi institusi tertinggi tersebut.

Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan kampus, sekaligus menegaskan komitmen institusi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, dalam masa kepemimpinannya juga terjadi peningkatan signifikan pada kualitas sumber daya manusia akademik. Kampus ini berhasil melahirkan 27 profesor baru, memperkuat tradisi keilmuan serta kapasitas akademik di berbagai bidang studi.

Dalam penguatan mutu akademik, enam program studi juga berhasil meraih Akreditasi Unggul, yang semakin mempertegas kualitas pendidikan di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu juga berhasil memperkuat ekosistem akademik dengan hadirnya puluhan jurnal ilmiah terakreditasi nasional, beberapa di antaranya telah meraih peringkat SINTA 2, serta penerapan standar mutu manajemen pendidikan melalui sertifikasi ISO 21001.

Dalam bidang layanan masyarakat, kampus juga mengembangkan berbagai fasilitas pendukung, di antaranya Klinik Pratama UINFAS yang memberikan layanan kesehatan bagi civitas akademika dan masyarakat umum.

Tidak hanya fokus pada penguatan akademik, Prof. Zulkarnain juga mendorong pembangunan infrastruktur kampus sebagai bagian dari strategi pengembangan jangka panjang. Sejumlah fasilitas baru berhasil diwujudkan, di antaranya hibah pembangunan jalan dan gedung eks STQ yang semakin memperkuat kawasan kampus.

Selain itu, pembangunan Gedung Fakultas Tadris Terpadu dengan kapasitas sekitar 2.000 orang menjadi salah satu proyek strategis yang dirancang untuk mendukung kegiatan akademik, perkuliahan, serta aktivitas kemahasiswaan secara lebih representatif.

Dalam masa kepemimpinannya, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu juga terus meluluskan ribuan mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sarjana, magister hingga doktor, sebagai bagian dari kontribusi nyata kampus dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas bagi masyarakat dan bangsa.

Prof. Zulkarnain menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh civitas akademika.

“Semua capaian ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta dukungan masyarakat dan para mitra kampus,” ujarnya.

Berbagai capaian tersebut menjadi warisan penting bagi perjalanan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu ke depan, sekaligus fondasi kuat bagi pengembangan kampus menuju perguruan tinggi Islam yang semakin unggul dan berdaya saing di tingkat nasional.