UINFASBengkulu – Memasuki hari ke-7 pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kewirausahaan, mahasiswa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu mengikuti kunjungan edukatif ke Unit Pengolahan Sampah (UPS) Nitikan dan Pusat Daur Ulang Papa Dulang Mami, Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pengelolaan sampah berkelanjutan serta mendorong lahirnya inovasi kewirausahaan berbasis lingkungan.
Kunjungan diawali di UPS Nitikan, tempat mahasiswa memperoleh penjelasan secara langsung mengenai sistem pengelolaan sampah plastik. Para peserta diperkenalkan pada tahapan pengolahan sampah, mulai dari proses pemilahan, pencacahan menggunakan mesin, hingga pengepresan sebelum didistribusikan ke industri sebagai bahan bakar alternatif.

Pengelola UPS Nitikan menjelaskan bahwa hasil pengolahan sampah plastik tersebut dimanfaatkan oleh sejumlah industri, termasuk perusahaan semen di Semarang. Melalui kunjungan ini, mahasiswa dapat memahami bahwa sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai memiliki potensi ekonomi apabila dikelola secara tepat dan berkelanjutan.
Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Pusat Daur Ulang Papa Dulang Mami yang berlokasi di Kelurahan Bumijo. Di lokasi ini, mahasiswa mempelajari berbagai praktik pengelolaan sampah organik berbasis pemberdayaan masyarakat. Salah satu materi yang diberikan adalah pemanfaatan maggot sebagai solusi dalam mengolah limbah organik rumah tangga secara efektif dan ramah lingkungan.

Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan pelatihan mengenai pembuatan eco enzyme, yakni cairan hasil fermentasi limbah organik yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga maupun pelestarian lingkungan. Tidak hanya menerima teori, para mahasiswa berkesempatan mengikuti praktik langsung pembuatan eco enzyme sebagai bentuk pembelajaran aplikatif.
Kegiatan tersebut memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa tentang pentingnya penerapan gaya hidup berkelanjutan melalui pengelolaan sampah yang sederhana dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Di sela-sela agenda kunjungan, mahasiswa juga memanfaatkan waktu untuk menyelesaikan berbagai karya dan proyek yang menjadi bagian dari tugas akhir KKN Kewirausahaan.
Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta terlibat langsung dalam setiap proses pembelajaran yang dipandu oleh pengelola UPS Nitikan maupun Pusat Daur Ulang Papa Dulang Mami.
Koordinator kegiatan KKN Kewirausahaan menyampaikan bahwa kunjungan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian mahasiswa terhadap isu lingkungan sekaligus membuka wawasan mengenai peluang usaha berbasis ekonomi sirkular.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang pengelolaan sampah, tetapi juga memahami bahwa permasalahan lingkungan dapat diubah menjadi peluang inovasi dan kewirausahaan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui kunjungan edukatif ini, mahasiswa KKN Kewirausahaan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Pengalaman belajar secara langsung di lapangan juga menjadi bekal berharga dalam mengembangkan gagasan kreatif yang berorientasi pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

