UINFASBengkulu – LSP UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan bersama LSP UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu melaksanakan kegiatan Sharing Best Practices sebagai upaya memperkuat kualitas pengelolaan sertifikasi kompetensi, meningkatkan tata kelola lembaga, serta mempererat sinergi antar Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Kegiatan yang berlangsung di Kampus UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan ini dihadiri oleh pengurus, asesor, serta perwakilan dari kedua lembaga. Dari pihak LSP UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu hadir Direktur LSP Prof. Dr. Asnaini, M.A., Dr. Herlina Yustati, M.A.Ek. selaku Koordinator Skema, serta Ayu Yuningsih, M.Ek. sebagai staf LSP.

Forum ini menjadi ruang diskusi strategis untuk saling bertukar pengalaman dan praktik terbaik, mulai dari pengelolaan kelembagaan LSP, pengembangan skema sertifikasi, pelaksanaan asesmen kompetensi, hingga penguatan sistem penjaminan mutu dan integritas sertifikasi.
Direktur LSP UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. Asnaini, M.A., menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai penting dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan secara berkelanjutan.
“Melalui kegiatan sharing best practices ini, kita tidak hanya bertukar pengalaman, tetapi juga memperkuat standar mutu, profesionalisme asesor, serta integritas dalam penyelenggaraan sertifikasi kompetensi. Kolaborasi seperti ini menjadi langkah penting untuk memastikan LSP di PTKIN semakin adaptif dan berkualitas,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sinergi antar-LSP perlu terus diperkuat dalam rangka menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif serta tuntutan standar sertifikasi yang terus berkembang.
Melalui kegiatan ini, kedua lembaga berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kompetensi asesor, serta implementasi standar sertifikasi yang sesuai dengan ketentuan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

